PLN Pastikan Listrik 24 Jam, Desa Waer dan Wairat Jadi Prioritas Pengembangan Jaringan

oleh -2 Dilihat
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; sv:16.2.12.1.W20; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 35;

Ambon,- Suaratimurnews.com PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon memastikan sejumlah wilayah yang sebelumnya hanya mendapatkan pasokan listrik terbatas kini telah menikmati layanan listrik 24 jam.

Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat, mengatakan penguatan jaringan listrik juga dilakukan di sejumlah wilayah di Maluku, termasuk daerah yang secara administratif masuk dalam wilayah pelayanan UP3 lain.

Menurut Ramli, salah satu wilayah yang telah mendapat layanan listrik adalah Desa Waer dan Wairat di Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Kabupaten Maluku Tenggara. Meski masuk dalam wilayah kerja UP3 Tual, proses pembangunan jaringan turut mendapat dukungan dari UP3 Ambon.

“Untuk Waer dan Wairat di Kecamatan Kei Besar Utara Barat itu sudah dinyalakan. Memang masuk di UP3 Tual, tetapi kami dari UP3 Ambon juga membantu ke sana untuk proses pembangunan. Saat ini sudah menyala 24 jam,” kata Ramli.

Ia menjelaskan, untuk wilayah yang masih belum teraliri listrik, pendataan dan penanganannya dilakukan berdasarkan pembagian wilayah kerja masing-masing unit PLN.

Ramli menyebut, di wilayah kerja UP3 Ambon yang membawahi sejumlah Unit Layanan Pelanggan (ULP), peningkatan pelayanan listrik terus dilakukan, termasuk mengubah sistem yang sebelumnya hanya 12 jam menjadi 24 jam.

“Untuk Ambon, sistem yang sebelumnya 12 jam sekarang sudah 24 jam semua,” ujarnya. Selain itu, PLN juga mencatat sejumlah desa di Maluku telah berhasil mendapatkan akses listrik.

Pada 2025, terdapat tujuh desa di wilayah ini yang telah dinyalakan. Sementara untuk 2026, pembangunan jaringan menuju Wamsar yang berada di Mako disebut telah selesai dan tinggal menunggu proses penyalaan.

Ramli mengatakan PLN juga tengah menyiapkan penyalaan listrik di dua desa lainnya. Namun, pelaksanaannya masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.Kami berharap pada periode 2026 ini sudah bisa menyala,” katanya.(ST01