Ambon, Suaratimurnews.com Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memperkuat upaya penanganan persoalan sampah dengan membenahi sarana dan prasarana persampahan. Salah satu langkah yang ditempuh yakni pengadaan delapan unit truk sampah baru untuk mendukung pengangkutan sampah di wilayah Kota Ambon.
Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengatakan, pembenahan sistem pengelolaan sampah menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih dan sehat.
Hal tersebut disampaikan Bodewin dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II yang berlangsung di Studio TV One, Jakarta, Kamis (16/9/2026).
Bodewin mengungkapkan, Pemkot Ambon telah melakukan sejumlah langkah konkret dalam menangani persoalan sampah, termasuk menambah armada pengangkut serta membenahi fasilitas tempat pembuangan sementara (TPS).
“Sejak awal Pemkot Ambon berkomitmen untuk mengurangi masalah sampah di Kota Ambon. Kita membuktikan bahwa kita serius, mulai dari pengadaan delapan mobil truk sampah baru, kemudian pembenahan tempat-tempat pembuangan sementara yang lebih higienis,” kata Bodewin.
Menurutnya, pembenahan TPS dilakukan secara bertahap. Fasilitas pembuangan sampah yang sebelumnya menggunakan bak beton diarahkan menjadi tempat pembuangan yang lebih tertata dan memenuhi aspek kebersihan.
Selain TPS, Pemkot Ambon juga berupaya memperbaiki kondisi tempat pembuangan akhir (TPA) sebagai bagian penting dalam sistem pengelolaan sampah.
“Kita juga berupaya memperbaiki tempat pembuangan akhir yang ada di Ambon. Ini bagian dari upaya memperbaiki sarana dan prasarana pengelolaan sampah, tetapi juga berupaya meminimalisir persoalan sampah di Kota Ambon,” ujarnya.
Bodewin menegaskan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah. Menurutnya, perubahan perilaku dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia mengajak warga Kota Ambon untuk membangun kesadaran bersama, terutama dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Saya berpesan kepada warga Kota Ambon, mari kita saling mendukung dan membangun kesadaran bersama untuk membuang sampah pada tempatnya,” katanya.
Terkait apresiasi pemerintah pusat terhadap upaya pengelolaan lingkungan di Kota Ambon, Bodewin menyebut penghargaan tersebut sebagai dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja.
Ia menilai apresiasi bukan alasan untuk menghentikan pembenahan, melainkan momentum untuk memperkuat berbagai program kebersihan dan penghijauan.
“Kalau hari ini kita diberikan apresiasi, saya rasa kita bersyukur. Tetapi ini menjadi dukungan bagi kita untuk semakin bersemangat melakukan perbaikan dalam pengolahan sampah,” ujarnya.
Selain penanganan sampah, Pemkot Ambon juga menjalankan gerakan penghijauan, termasuk kegiatan penanaman pohon yang melibatkan masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depan Kota Ambon semakin bersih, semakin asri. Kemarin kita lakukan gerakan tanam pohon dan lain-lain, itu bagian daripada upaya kita mendukung program pemerintah pusat,” tuturnya.
Bodewin berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya Kota Ambon yang lebih bersih, aman, dan asri.Jangan membuang sampah di sembarang tempat, supaya Kota Ambon semakin aman, semakin bersih,” tandasnya.(*)

