Ambon,-Suaratimurnews.com Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Pattimura Ambon menyalurkan bantuan pendidikan kepada SD Inpres 59 Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi keselamatan penerbangan bagi para siswa sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) InJourney Airports Community Care.
Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.
Kegiatan dihadiri Kepala Pemerintah Negeri Tawiri beserta jajaran, Kepala SD Inpres 59 Tawiri, Elsye Lekatompessy beserta para guru, manajemen Bandara Internasional Pattimura Ambon, serta ratusan siswa.
Sebelum penyerahan bantuan, para siswa mendapatkan sosialisasi mengenai keselamatan penerbangan dan bahaya bermain layang-layang di sekitar kawasan bandara yang disampaikan oleh Unit Airport Safety Management System (ASMS) dan Airport Security (AVSEC).Mereka juga memperoleh edukasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran dari Unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF).
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya investasi pada generasi muda melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran akan keselamatan.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan kesempatan belajar yang baik serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka. Melalui bantuan ini, kami berharap proses belajar mengajar di SD Inpres 59 Tawiri semakin baik dan menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, perusahaan menyerahkan bantuan berupa satu unit sarana belajar untuk sekolah serta perlengkapan penunjang pendidikan bagi para siswa.
Selain bantuan fisik, Johan menegaskan bahwa edukasi keselamatan penerbangan menjadi bagian yang tidak kalah penting. Menurutnya, pemahaman sejak dini mengenai bahaya aktivitas seperti bermain layang-layang di sekitar bandara merupakan langkah preventif untuk menjaga keselamatan operasional penerbangan.
“Kami berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran anak-anak bahwa keselamatan penerbangan adalah tanggung jawab bersama. Dengan memahami risiko yang ada, mereka dapat ikut menjaga keamanan kawasan bandara,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Negeri Tawiri, pihak sekolah, komite sekolah, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Kami berharap sinergi antara Bandara Internasional Pattimura Ambon dan masyarakat terus terjalin, khususnya dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tambah Johan.
Melalui Program TJSL InJourney Airports Community Care, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berdampak positif di bidang pendidikan, keselamatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan.
Menutup kegiatan, Johan memberikan pesan kepada para siswa agar terus belajar dengan tekun, menghormati orang tua dan guru, serta tidak pernah berhenti mengejar cita-cita.”Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Masa depan Indonesia ada di tangan kalian,” tutupnya.(*)

