Liga Kampung Soekarno Cup U 17 Putaran di Ambon Berakhir, Benhur Watubun Apresiasi Dukungan Warga dan Pemkot

oleh -37 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon atas dukungan terhadap pelaksanaan Liga Soekarno Cup U-17 yang berlangsung sejak 16 Mei 2026.

Menurut Watubun, hari ini menjadi putaran terakhir pelaksanaan Liga Soekarno Cup di Kota Ambon. Selanjutnya, pertandingan akan dilanjutkan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Seram Bagian Timur (SBT), sebelum ditutup di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, pada 1 Juni 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.

“Kami mengucapkan terima kasih secara khusus kepada warga Kota Ambon dan Bapak Wali Kota beserta seluruh masyarakat atas bantuan dan dukungan kepada PDI Perjuangan, sehingga pelaksanaan Liga Kampung U-17 dapat berjalan aman dan sukses sejak tanggal 19 sampai hari ini,” kata Watubun di usai pertandingan final Kabaresi Fc dan Tawiri FC di stadion Mandala remaja Karpan Ambon Senin (25/5/2026)

Ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan hanya berperan sebagai fasilitator dalam menyalurkan minat dan bakat generasi muda di bidang olahraga sepak bola.

“PDIP hanya alat untuk memfasilitasi masyarakat dalam menyalurkan minat dan bakat olahraga sepak bola, sehingga lahir talenta-talenta muda yang murni dan belum terlibat dalam elite profesional mana pun,” ujarnya.

Watubun menjelaskan, kompetisi tersebut sengaja diberi nama Liga Kampung karena menyasar seluruh masyarakat, baik yang berada di desa maupun kawasan perkotaan.

“Semua orang yang ada di kampung maupun kota-kota, termasuk di lingkungan RT, merupakan bagian dari kampung kita bersama. Karena itu, kompetisi ini menjadi ruang untuk menyalurkan minat dan bakat secara baik dan bersama-sama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah tim yang didiskualifikasi selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil rekomendasi Komite Disiplin dan dilakukan secara netral serta independen.

“Kami mohon maaf karena sejak awal ada tiga kesebelasan yang digugurkan oleh Komite Disiplin. Dalam hal ini PDIP berada pada posisi netral dan independen,” ucapnya.

Ia berharap melalui Liga Kampung Soekarno Cup U 17 akan lahir tim-tim sepak bola muda potensial dari Maluku yang mampu berkembang di masa mendatang.

“Dari proses ini diharapkan lahir tim-tim sepak bola yang menjunjung tinggi proses pengembangan minat dan bakat generasi muda,” tandasnya.(ST01)