BI Maluku Tekankan Peran Media Jaga Stabilitas dan Edukasi Ekonomi

oleh -42 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, Ditha Aditya Nugraha, menegaskan peran strategis media dalam mendukung pelaksanaan tugas bank sentral, mulai dari kebijakan moneter, makroprudensial, hingga sistem pembayaran.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Temu Wartawan Mitra BI Maluku yang dirangkaikan dengan sosialisasi sistem pembayaran digital, perlindungan konsumen, serta ekonomi dan keuangan syariah di Zest Hotel, Senin (13/4/2026).

“Kami menyadari bahwa tugas Bank Indonesia membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk rekan-rekan media. Peran media di Maluku sangat penting dan krusial dalam membantu menyosialisasikan kebijakan kepada masyarakat,” ujar Ditha.

Ia menekankan, keberhasilan kebijakan Bank Indonesia tidak terlepas dari peran media sebagai jembatan informasi kepada publik, terutama dalam menyampaikan perkembangan ekonomi seperti inflasi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), hingga berbagai program dan event ekonomi.

“Terima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin. Informasi yang disampaikan media sangat membantu masyarakat memahami kondisi ekonomi,” tambahnya.

Di tengah derasnya arus informasi, Ditha mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pemberitaan.

“Informasi harus akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kolaborasi yang kuat antara BI dan media menjadi kunci,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, BI Maluku juga mengumumkan rencana penyelenggaraan event tahunan yang berfokus pada pengembangan UMKM dan ekonomi syariah pada 16–18 April 2026.

“Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat peran UMKM di Maluku,” katanya.

Ditha berharap, materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi media untuk menyajikan informasi yang lebih komprehensif dan edukatif kepada masyarakat.

Ke depan, BI Maluku juga berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi yang transparan dan konstruktif dengan media.

“Ini bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Maluku,” tutupnya.(ST01)