Wagub Maluku Ikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Bersama Presiden RI Secara Virtual

oleh -78 Dilihat

Ambon-Suaratimurnews.com Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengikuti Panen Raya sekaligus pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual melalui Zoom Meeting dari Aula Pertemuan Gedung BRMP Maluku, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan nasional yang dipusatkan di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, tersebut menjadi momentum pengumuman resmi keberhasilan Indonesia kembali mencapai swasembada pangan pada tahun 2025.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan fondasi utama kedaulatan bangsa dan menjadi keharusan bagi Indonesia sebagai negara besar dengan sumber daya alam yang melimpah.

“Tidak masuk akal bagi saya, negara yang begitu besar, tanahnya subur, dan rakyatnya pekerja keras, tetapi masih bergantung pada bangsa lain untuk pangan. Karena itu, swasembada pangan adalah keharusan,” tegas Presiden.

Presiden juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para petani Indonesia yang dinilainya sebagai tulang punggung ketahanan dan kemandirian nasional.
“Para petani adalah rakyat yang paling setia dan paling cinta merah putih. Tanpa petani, bangsa ini tidak akan berdiri kuat,” ujar Prabowo.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, Wagub Maluku Abdullah Vanath menyampaikan rasa syukur atas capaian nasional swasembada pangan yang dinilai melampaui target awal pemerintah.

“Baru saja kita mengikuti Zoom Meeting penetapan pernyataan Presiden tentang swasembada pangan tahun 2025 yang dipusatkan di Karawang. Kita patut bersyukur karena target awal yang direncanakan empat tahun, kemudian dimajukan menjadi tiga tahun, bahkan satu tahun, ternyata bisa tercapai,” kata Vanath.

Vanath mengungkapkan, capaian swasembada pangan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga berdampak pada kontribusi Indonesia di tingkat internasional.

“Dalam laporan Menteri Pertanian disampaikan bahwa kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi. Bahkan Indonesia sudah mulai mengekspor dan mengirim bantuan pangan ke Gaza, Palestina,” ujarnya.

Lebih lanjut, Vanath menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperluas areal tanam guna mewujudkan kemandirian pangan daerah.

“Khusus Maluku, kita berharap produktivitas meningkat dan luas tanam diperbanyak. Selama ini kebutuhan pangan Maluku masih ditopang dari Jawa. Ke depan, kita akan berkolaborasi dengan balai, Dinas Pertanian, OPD terkait, serta pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan produktivitas dan perluasan tanam, terutama menuju tahun 2026,” jelasnya.

Kegiatan Zoom Meeting Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional tersebut turut dihadiri unsur TNI, Asisten I Setda Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku, Kepala BRMP Maluku, serta para penyuluh pertanian.(*)