Pastikan Jaminan Perawatan Berjalan Baik, Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban KMP Putri Yasmin di Rumah Sakit

oleh -6 Dilihat

Mataram, -Suaratimurnews.com Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Muhammad Awaluddin bersama Direktur Operasional Ariyandi, meninjau langsung kondisi korban luka-luka akibat insiden kebakaran KMP Putri Yasmin di Rumah Sakit Umum Daerah Patut

Patuh Patju, Kamis (13/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikanbseluruh korban mendapatkan penanganan medis yang optimal serta memperoleh jaminan biaya perawatan tanpa hambatan administratif.

Dalam peninjauan tersebut, Direksi Jasa Raharja didampingi pihak rumah sakit,
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Nusa Tenggara Barat, Soleh, beserta jajaran
yang sejak awal telah disiagakan untuk mempercepat proses pendataan dan
penjaminan korban di rumah sakit.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan bahwa Jasa
Raharja bergerak cepat sejak menerima informasi kejadian dengan berkoordinasi
bersama Basarnas, ASDP, Kepolisian, pemerintah daerah, dan rumah sakit untuk
memastikan proses pelayanan kepada korban berjalan secara terpadu.

“Kehadiran kami di rumah sakit adalah untuk memastikan bahwa saudara-saudara
kita yang sedang menjalani perawatan mendapatkan pelayanan medis yang
semestinya dan seluruh proses penjaminan dapat berjalan cepat, tepat, dan tanpa
kendala administratif. Negara harus hadir ketika masyarakat menghadapi musibah,”
ujar Awaluddin.

Ia menegaskan bahwa seluruh penumpang yang sah KMP Putri Yasmin dijamin oleh
Jasa Raharja sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 juncto
Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib
Kecelakaan Penumpang.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional Jasa Raharja, Ariyandi,
menyampaikan bahwa petugas Jasa Raharja melakukan verifikasi korban secara
intensif agar proses penjaminan biaya perawatan dapat diselesaikan secepat
mungkin.

“Kami memastikan seluruh korban yang memenuhi ketentuan memperoleh jaminan
perawatan sesuai haknya. Koordinasi dengan rumah sakit dilakukan secara intensif
agar korban dapat fokus menjalani proses penyembuhan tanpa terbebani proses
administrasi,” kata Ariyandi.

Dalam musibah tersebut, terdapat 25 korban luka-luka yang menjalani perawatan
di Rumah Sakit Umum Daerah Patut Patuh Patju dan Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) H. Moh. Ruslan Kota Mataram.

Selain menjamin biaya perawatan korban
luka-luka, Jasa Raharja juga telah menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia secara cepat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Danantarabdan BP BUMN untuk memperkuat kehadiran dan kontribusi BUMN dalam memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,
khususnya dalam menghadapi situasi darurat akibat kecelakaan.(*)