Maju Calon Bupati Buru, Daniel Rigan Ingin Kabupaten Buru Lebih Sejahtera

oleh -66 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Pemilihan bupati dan wakil bupati masih beberapa bulan lagi, dan sejumlah nama bakal calon bupati Buru periode 2024-2029 mulai muncul ke permukaan serta semakin ramai diperbincangkan masyarakat. Salah satunya yakni, Daniel Rigan

Ketua DPD Nasdem Kabupaten Buru itu menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Bupati Buru dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Ujar Daniel Rigan kepada wartawan usai mengikuti Pendalaman di Sekretariat DPW PKS Maluku Selasa (11/6/2024)

“Saya salah satu dari bacakada (bakal calon kepala daerah) merasa terpanggil untuk berjuang dengan tagline utama dalam visi misi yang  di sampaikan, bagaimana supaya PKS juga menginginkan kita membawa Kabupaten buru lebih sejahtera dan mencerdaskan kehidupan masyarakat Buru.

Selain itu lanjut Rigen, saya kira semua calon Bupati pasti bicara visi cuma mungkin misinya yang akan berbeda, kita masing-masing punya misi dan itu sudah saya sampaikan tadi kepada PKS dan PKS juga punya misi yang sama.”ucapnya.

Dia mengaku mudah-mudahan dengan misi yang sama ini ke depan kita bisa satu perahu ,satu perjalanan yang tujuannya bukan untuk saja kemenangan politik, tetapi apa yang menjadi misi besar PKS untuk rakyat ini bisa kita lakukan bersama.

Selain hari ini kita lakukan pendalaman di DPW PKS Maluku, kemarin kita juga telah selesai di DPRD Gerindra Maluku. Selanjutnya kita mungkin ke Demokrat nantinya mungkin kita langsung mau ketemu di Jakarta.

Untuk calon wakil bupati sementara dalam proses semua punya potensi itu dan saya kira dalam waktu bulan Juni pasti kita sudah umumkan sedangkan.yang menjadi prioritas sebenarnya dalam visi misi yang saya sampaikan prioritas utama itu cuma satu ketika mungkin kita terpilih jadi Bupati jika rakyat sudah memilih dan Allah menghendaki itu, maka yang pertama kita lakukan itu perbaikan.

Apalagi untuk perbaikan ekonominya, akhlaknya,infrastrukturnya kita memperbaiki semua karena inilah yang menjadi dasar untuk kita mengubah satu paradigma yang baru itu harus kita lakukan dengan tindakan nyata”ungkapnya.(ST01)