Ambon, -Suaratimurnewscom Setelah menyambangi Pemerintah Kota Ambon dan melakukan diskusi pembahasan Memorandum Of Understanding ( Mou ) di bidang kesehatan,lingkungan hidup dan persampahan,pariwisata pendidikan,Ekonomi,tenaga kerja,Air bersih kerja sama sister city antara Kota Ambon rombongan walikota vlisingen Belanda, Bas Van den Tilaar dan Wakil Wali Kota Albert Vader menijau klinik mata vlisingen yang berlokasi Transit Passo Kota Ambon,”Senin ( 13/02/23).
Kami apresiasi karena banyak sekali peralatan klinik yang terus di-update, service atau pelayanan juga demikian. Termasuk banyak sekali orang yang datang ke Klinik untuk lakukan pemeriksaan,”ujar Walikota Vlissingen,
Senang karena Klinik mata AV ini dipimpin dokter lokal, diisi perawat dan tenaga kesehatan yang lokal pula serta dibantu pihaknya,”akuinya
“Kami sangat bangga akan hal itu. Pemerintah Kota (Pemkot) Vlissingen akan tetap memberikan dukungan yang positif kepada jalannya pelayanan Klinik Mata AV. Kami akan lakukan itu dengan segenap hati bagi Klinik ini,”ungkapnya
Di tempat yang sama, Kepala Klinik Mata Vlissingen-Ambon, dokter Daniel Siegers katakan, adanya klinik ini serta kedatangan Walikota dan Wawali Vlissingen merupakan bentuk nyata dari kerjasama sister city Ambon-Vlissingen selama ini.
“Kita berharap bahwa Klinik ini terus berkembang. Karena dengan berkembang terus, Klinik ini dapat membantu masyarakat yang ada di Kota Ambon. Serta lebih mempererat kerjasama kita antara Ambon dan Vlissingen,” jelasnya.
Bahkan dirinya juga bersyukur, sebab sampai kini tak saja disupport Pemkot Vlissingen tetapi juga dukungan datang dari saudara-saudara sedarah Ambon yang ada di tanah Belanda melalui Yayasan SSVA yang bermitra dengan Pemkot untuk mendukung tak saja di bidang kesehatan tapi juga bidang lain.
“Secara alat kita di Klinik ini sudah cukup lengkap. Namun penambahan beberapa alat di tahun ini sudah masuk di APBD. Tapi yang terpenting itu peningkatan kapasitas tenaga dokter, perawat dan tenaga umum dilatih. Transfer pengetahuan itu kita dapat dari Belanda untuk bagaimana melayani masyarakat di kota Ambon,” urainya.
“Tiga Minggu kita lakukan pelatihan disana, baik dokter, perawat hingga Cleaning Service (CS). CS mereka diajar cara bersihkan ruangan, bagian sterilisasi diajar siapkan alat-alat untuk operasi, itu dilatih dan dilihatkan cara modern di rumah sakit besar di Belanda termasuk di Vlissingen,” pungkasnya. (*)

