Hehanussa Desak BPJN Maluku, Perbaiki Jembatan Dusun Air Buaya Penyebab Banjir

oleh -669 Dilihat

Ambon –Suaratimurnews.com  Masyarakat Di Dusun Air Buaya, Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kini dihantui dengan persoalan banjir.

Bahkan dalam bulan September, sudah tiga kali terjadi banjir, sehingga berdampak terhadap pemukiman dan sarana ibadah.

“Dampak banjir itu akibat utama gorong-gorong terlalu kecil, tidak mampu menampung debut air. Gorong-gorong itu berada di bahu jalan nasional, untuk itu kita minta kepala balai segera memperbaiki hal tersebut,” desak Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Hatta Hehanusa kepada wartawan di rumah rakyat, Karang panjang, Ambon, senin (03/09/2022).

Peristiwa ini sudah terjadi cukup lama sejak tahun 2009, saat jembatan yang berada di Dusun Air Buaya diperbaiki oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XII Maluku.

Sebelum diperbaiki, jembatan memiliki ukurannya cukup besar dan luas, namun ketika dibangun jembatan baru justru lebih kecil sehingga kampung mereka selalu dilanda banjir.

Persoalan ini telah disampaikan ke pemerintah dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku dan Kabupaten SBB serta Balai Wilayah Sungai Maluku dan BPJN XII Maluku di Ambon.

Namun karena tidak mendapat perhatian, masyarakat Dusun Air Buaya sempat  memblokade jalan sebagai bentuk protes  terhadap pemerintah.

Untuk itu, Badan BPJN XII Maluku didesak untuk segera memperbaiki jembatan yang menjadi penyebab terjadi banjir di Dusun Air Biaya, Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Menurutnya, persoalan yang terjadi di Dusun Air Buaya harus segera direspon BPJN, kalau tidak masyarakat akan selalu menjadi korban.

“Bayangkan tanggal 29 september lalu hujan yang turun kurang lebih 1 jam sudah mengakibatkan puluhan rumah terdampak banjir yang cukup deras, dan banjir terus membawa material cukup banyak, dan rata-rata seluruh rumah terendam banjir material. Kalau tidak diperbaiki, maka selamanya masyarakat akan menjadi korban,”pintanya.(ST01)