Kolatlena Berharap di HUT Provinsi Ke – 76, Pemerintah Semakin Dekat Dengan Rakyat

oleh -203 Dilihat

Ambon,Suaratimurnews.com – Anggota Komisi I DPRD Maluku, Alimudin Kolatlena mengungkapkan di usia ke-76 tahun ini Pemerintah harus semakin dekat dengan rakyat.

Dikatakan, selain menunjukan progres pembangunan, namun di satu sisi di era kepemimpinan Gubernur-Wakil Gubernur, Murad Ismail-Barnabas Orno, Maluku masih tertinggal, sehingga masih ada banyak hal yang perlu dibenahi oleh pemerintah.

Masih banyak daerah yang kini belum merasakan dampak lahirnya Provinsi Maluku, karena kelahiran sebuah daerah otonom target utama untuk pembangunan dan mensejahterakan masyarakat di daerah, tapi sampai hari ini masih disaksikan terjadi peristiwa miris akibat ketidakhadiran pemerintah.

“Untuk itu kita berharap kepada pemerintah menjelang 76 tahun kemerdekaan ini lebih mendekatkan pelayanan itu kepada masyarakat, mendistribusikan pembangunan kepada segenap masyarakat di maluku,”ujar Anggota Komisi I DPRD Maluku, Alimudin Kolatlena kepada wartawan Selasa (18/8/2021).

Dirinya menilai, di usia ke-76 tahun, angka pengangguran kemiskisnan masih tinggi, masih ada masyarakat yang hidup terisolasi, mulai dari akses transportasi, listrik, telekomunikasi, air bersih, pendidikan, begitu juga air bersih menanti air hujan yang turun dari langit.

“Mereka marga Maluku yang lahir dan tumbuh besar sama-sama dengan kita, namun disisi lain masyarakat yang sudah merasakan dampak pembangunan, tapi ada yang belum sama sekali,”ucapnya.

Karena itu, menurutnya jangan ada disparitas yang begitu menganggah antar warga mayarakat Maluku yang satu dengan yang lain.

Karena itu, politisi partai Gerindra ini berharap agar Pemda untuk lebih meningkatkan kinerja dengan mendekatkan pelayanan pembangunan kepada masyarakat, agar kehadiran provinsi Maluku ke-76 tahun bisa dirasakan oleh masyarakat yang jauh seperti di MBD, KKT, sehingga semua daerah dapat merasakan hal yang sama.

“Mereka sebenarnya tidak terisolasi tetapi pemerintah yang mengisolasi mereka dengan kebijakan yang tidak berpihak kepada mereka,”tandasnya.(*)