DPRD Maluku Dorong Kesiapan Daerah Sambut Pengembangan Blok Masela

oleh -10 Dilihat
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 38;

Ambon,-Suaratimurnews.com DPRD Provinsi Maluku mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Maluku mulai mempersiapkan daerah masing-masing untuk menyambut pengembangan Blok Masela.

Anggota DPRD Maluku sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, Suanthie Jhon Laipeny, mengatakan kesiapan daerah tidak hanya berkaitan dengan penyediaan tenaga kerja, tetapi juga sektor-sektor pendukung yang berpotensi tumbuh seiring meningkatnya investasi dan aktivitas proyek.

Menurut Laipeny, proyek berskala besar seperti Blok Masela membutuhkan tenaga kerja dengan kualifikasi tertentu. Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu menyiapkan masyarakat sejak dini melalui pendidikan, pelatihan, sertifikasi, serta peningkatan keterampilan.

“Kebutuhan tenaga kerja dalam proyek berskala besar memiliki kriteria dan ketentuan tertentu. Karena itu, masyarakat perlu dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan, pelatihan, sertifikasi dan peningkatan keterampilan,” kata Laipeny Rabu 7/10/2026.

Ia menambahkan, peluang ekonomi dari pengembangan Blok Masela juga perlu ditangkap melalui sektor pendukung, termasuk pertanian dan peternakan.

Laipeny menilai kebutuhan pangan selama aktivitas proyek berlangsung akan cukup besar. Karena itu, masyarakat di kabupaten dan kota di Maluku perlu didorong untuk mengembangkan produksi pangan guna memenuhi kebutuhan tersebut.

“Kehadiran Blok Masela membutuhkan stok makanan yang banyak. Karena itu, diharapkan tiap kabupaten/kota mempersiapkan masyarakatnya dengan berbagai kebutuhan seperti lahan pertanian dan peternakan sehingga dapat memenuhi kebutuhan,” ujarnya.

Menurut dia, kesiapan tersebut penting agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton ketika aktivitas pengembangan Blok Masela mulai meningkat.

“Hal ini yang harus disiapkan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah untuk mempersiapkan daerahnya menyambut Blok Masela,” kata Laipeny.

Ia menegaskan, keterlibatan aktif pemerintah kabupaten dan kota sejak tahap persiapan diperlukan agar berbagai peluang ekonomi yang muncul dari proyek tersebut dapat diantisipasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat di daerah.(ST01)