Ambon, Suaratimurnews.com – Wakil Ketua DPRD Maluku, Abdullah Asis Sangkala, memastikan seluruh masukan yang disampaikan para pemangku kepentingan akan menjadi bahan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi.
Pernyataan itu disampaikan saat menutup rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) DPRD Maluku bersama 18 mitra kerja, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Maluku, Kadin, Hipmi, dan stakeholder investasi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Maluku, Senin (6/7/2026).
Menurut Abdullah, seluruh saran dan kritik yang disampaikan dalam rapat akan diakomodasi sejauh relevan dengan substansi Ranperda yang sedang dibahas.
“Semua masukan ini bisa kita tangkap dan disesuaikan dalam rancangan perda. Setelah ini kita akan menjadwalkan rapat lanjutan berdasarkan berbagai masukan yang telah disampaikan,” katanya.
Ia mengungkapkan, Pansus juga berencana memperluas ruang partisipasi publik dengan melibatkan kalangan perguruan tinggi serta organisasi kemahasiswaan di Maluku agar regulasi yang dihasilkan semakin komprehensif.
“Nanti kita juga akan mengagendakan pertemuan dengan perguruan tinggi dan organisasi kemahasiswaan di Maluku untuk mendapatkan pandangan dan masukan yang lebih luas,” ujarnya.
Abdullah menegaskan, proses penyusunan Ranperda tidak berhenti pada forum rapat resmi. Pansus DPRD Maluku, kata dia, tetap membuka ruang komunikasi dengan seluruh stakeholder untuk menyempurnakan materi regulasi sebelum ditetapkan menjadi perda.
“Kami berharap pertemuan ini bukan yang terakhir. Jangan batasi masukan hanya dalam forum ini. Di tempat lain, di waktu yang berbeda, melalui telepon maupun WhatsApp, kami tetap membuka diri untuk menerima saran dan masukan,” katanya.
Menurut Abdullah, kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam melahirkan regulasi yang mampu menciptakan iklim investasi yang sehat dan berdaya saing.
“Harapan kita bersama adalah bagaimana investasi di Maluku semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(ST01)

