Festival Durian Hutumuri 2026: Pemprov Maluku Bidik Pasar Nasional hingga Internasional untuk Durian Lokal

oleh -14 Dilihat

Ambon, -Suaratimurnews.com – Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan komitmennya mengembangkan durian lokal sebagai komoditas unggulan yang mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional. Komitmen itu disampaikan saat pembukaan Festival Durian Hutumuri 2026, Sabtu (27/6).

Mewakili Gubernur Maluku, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Umar Alhabsyi, mengatakan festival tersebut tidak hanya menjadi ajang menikmati kuliner, tetapi juga menjadi ruang promosi potensi pertanian dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Festival Durian Hutumuri bukan sekadar perayaan kuliner, tetapi momentum untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah, mengangkat produk lokal, sekaligus membuka ruang promosi bagi hasil pertanian masyarakat Maluku,” kata Umar dalam sambutannya.

Menurutnya, Maluku memiliki durian dengan karakteristik yang khas, mulai dari aroma yang kuat, tekstur lembut hingga cita rasa yang menjadi daya tarik tersendiri. Potensi tersebut dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat menjadi penggerak sektor pertanian, UMKM, serta pariwisata.

Pemprov Maluku, lanjut Umar, akan terus mendorong peningkatan kualitas produksi, penguatan kapasitas petani, pengembangan pelaku UMKM, hingga promosi yang lebih luas agar durian Maluku mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.

“Festival ini membuktikan bahwa kekayaan budaya dan hasil bumi masyarakat Maluku dapat menjadi daya tarik wisata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap Festival Durian Hutumuri dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai agenda tahunan yang memperkuat ekonomi kreatif dan industri pariwisata berbasis potensi lokal.

Pemerintah berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan, memperluas pasar bagi petani, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Maluku

Ketua Panitia Festival Durian Hutumuri 2026, Bram Tuanakotta, mengatakan penyelenggaraan tahun ini merupakan festival ketiga yang menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam mengangkat potensi pertanian Negeri Hutumuri.

“Festival ini lahir dari kerja keras para petani Hutumuri. Kami ingin hasil panen durian setiap tahun tidak hanya dinikmati masyarakat, tetapi juga dipromosikan melalui festival,” ujarnya.

Bram menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Hutumuri, diaspora Hutumuri di Kota Ambon, Pemuda Itawaka, para sponsor, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan festival, termasuk penyedia hadiah utama berupa satu unit sepeda motor.

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali mengunjungi Negeri Hutumuri pada awal Juli hingga Agustus guna menikmati musim panen buah lainnya seperti duku, langsat, dan manggis.

“Kami berharap Hutumuri tidak hanya dikenal sebagai negeri durian, tetapi juga menjadi destinasi wisata buah di Maluku. Mari datang kembali menikmati duku, langsat, dan manggis saat musim panen nanti,” katanya.

Festival Durian Hutumuri 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi hasil pertanian lokal sekaligus mengembangkan pariwisata berbasis potensi daerah.

Acara ini juga di meriakan oleh Artis Maluku serta pemberian doorprize dari beberapa sponsor berupa 1 Unit sepeda motor, Kulkas, mesin cuci, kipas angin serta peralatan rumah tangga lainnya. (ST01)