Jakarta,-Suaratimurnews.com Pemerintah Provinsi Maluku memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui langkah strategis integrasi data.
Upaya ini dibahas dalam pertemuan antara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku, Titus Renwarin, dengan Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendagri, Muhammad Valiandra, di ruang Pusdatin Kemendagri, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Renwarin mengatakan, dukungan integrasi data dari Kemendagri, khususnya melalui Pusdatin yang mengelola aplikasi Pelita, menjadi hal krusial bagi pemerintah daerah. Aplikasi tersebut memuat data penting terkait perencanaan dan keuangan yang dapat menjadi rujukan bersama.
“Data dalam aplikasi Pelita ini akan menjadi dasar bagi Bapak Gubernur Maluku dalam mengambil keputusan-keputusan strategis yang menyentuh kepentingan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Valiandra menyambut baik inisiatif Pemprov Maluku yang melakukan kunjungan langsung untuk memperkuat sinergi. Ia menegaskan, kolaborasi ini bertujuan mendukung implementasi konsep Satu Data Indonesia, di mana seluruh data dari daerah dapat terintegrasi dalam satu portal sebagai sumber rujukan utama atau single source of truth.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah tengah menyiapkan sistem Executive Dashboard yang akan mengintegrasikan data dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di Maluku. Sistem ini ditargetkan dapat diluncurkan pada 25 Mei 2026.
Keberadaan dashboard tersebut diharapkan mampu mempercepat respons pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika kebutuhan pelayanan publik.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama antara Dinas Kominfo Provinsi Maluku dan Pusdatin Kemendagri untuk memastikan proses integrasi data berjalan optimal demi peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.(*)

