Ambon–Suaratimurnews.com Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Haramain Billady, mendorong Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Kota Ambon untuk terus memperkuat inklusi keuangan di daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat TPKAD yang berlangsung di Kantor OJK Maluku, Selasa (14/4/2026), yang turut dihadiri Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Haramain menilai kehadiran kepala daerah menjadi faktor penting dalam mendorong semangat dan kinerja tim dalam mencapai target yang telah ditetapkan.
“Dengan kehadiran Bapak Wali Kota, kami berharap dapat menambah semangat seluruh anggota TPKAD untuk mencapai target serta meningkatkan inklusi keuangan di Kota Ambon,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum rapat TPKAD ini penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan industri jasa keuangan di Maluku.
Lebih lanjut, Haramain menegaskan bahwa peningkatan inklusi keuangan merupakan agenda strategis nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, dengan target inklusi keuangan mencapai 98 persen pada 2045.
Target tersebut, kata dia, bertujuan agar masyarakat tidak hanya mengenal, tetapi juga memahami dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara optimal.
“Ketika masyarakat memahami dan menggunakan produk keuangan, maka dampaknya akan meningkatkan kesejahteraan dan secara tidak langsung mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Ia menambahkan, pencapaian target inklusi keuangan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat. Peran TPKAD di daerah dinilai krusial dalam mengimplementasikan program-program yang menyentuh langsung masyarakat.
“Target nasional itu akan diturunkan secara bertahap ke daerah, sehingga diperlukan kerja sama dan komitmen bersama agar dapat tercapai sesuai rencana,” kata Haramain.(ST01)

