Kepala BPJN Maluku Pimpin Upacara Peringatan Hari Bakti PU ke-80

oleh -53 Dilihat

Ambon, -Suaratimurnews.com Keluarga besar Balai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Maluku menggelar upacara peringatan Hari Bakti PU ke-80 di halaman Kantor JMP, Rabu (3/12/2025). Upacara dipimpin Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Yana Astuti, yang membacakan sambutan Menteri PUPR.

Dalam sambutan tersebut, Menteri Dody Hanggodo  mengajak seluruh jajaran PUPR meneguhkan kembali nilai pengabdian dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Sebelum memasuki pokok amanat, peserta upacara diminta menundukkan kepala untuk mendoakan korban banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah seperti Cilacap, Banjarnegara, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
“Semoga para korban diberikan ketabahan dan kesabaran,” ujarnya.

Menteri PUPR juga mengingatkan kembali sejarah Hari Bakti PU yang berakar pada peristiwa 3 Desember 1945, ketika tujuh pegawai PU dan taruna gugur saat mempertahankan Gedung Sate yang kala itu bernama Dienst van Verkeer en Waterstaat.

“Mereka adalah pegawai biasa dengan keberanian luar biasa. Nilai pengorbanan itulah yang menjadi pondasi Hari Bakti PU,” katanya.

,Menteri juga memaparkan tujuh nilai etos kerja PUPR yang disebut Sapta Bakti Insan PU, yakni bekerja lebih cepat dan cerdas, menjaga integritas, berempati dalam pelayanan publik, membangun infrastruktur berkeadilan, mengutamakan keselamatan dan akuntabilitas, mendorong inovasi, serta menjaga semangat pengabdian.

Ia menegaskan bahwa Kementerian PUPR diarahkan bekerja menuju sasaran PU-608, yang mencakup peningkatan standar pelayanan infrastruktur, efisiensi, penurunan angka kemiskinan hingga nol persen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju delapan persen pada 2029.

“Ini kontribusi nyata PUPR dalam mengawal jalan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Menteri juga memaparkan sejumlah capaian Kementerian PUPR dalam setahun terakhir, antara lain pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, pembangunan dan preservasi jalan, peningkatan layanan air minum dan sanitasi, serta rehabilitasi pasar, perguruan tinggi, dan sarana olahraga.

Selain itu, program padat karya tunai dan infrastruktur berbasis masyarakat terus diperluas untuk meningkatkan dampak ekonomi. Penguatan tata kelola, peningkatan pengawasan internal, peningkatan kompetensi tenaga konstruksi, serta percepatan digitalisasi juga menjadi prioritas.

Menghadapi cuaca ekstrem, Menteri meminta seluruh jajaran PUPR memastikan kesiapan infrastruktur sumber daya air, jalan, dan jembatan. Ia menekankan pentingnya pelaporan berkala kondisi infrastruktur, koordinasi lintas lembaga, serta memastikan ketersediaan logistik darurat seperti alat berat, tangki air, mobil toilet, dan kendaraan evakuasi.

Posko siaga serta SDM terlatih diminta untuk disiapkan, terutama di wilayah rawan bencana. Instruksi ini juga terkait persiapan menghadapi arus mobilitas masyarakat pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Menutup sambutannya, Menteri menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PUPR.“Terima kasih atas kerja keras dan pengabdian yang luar biasa. Semoga nilai-nilai Sapta Bakti Insan PU terus menjadi landasan kita dalam berkarya,” ujarnya.(ST01)