Ambon , – Suaratimurnews.com Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Yana Astuti, menyatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem yang belakangan terus mengguyur wilayah Maluku. Kondisi geografis kepulauan yang dekat dengan sesar, gunung berapi, serta kontur pegunungan membuat daerah ini rentan terhadap bencana.
“Kita ketahui akhir-akhir ini hujan terus menerus mengguyur Maluku. Secara geografis, Maluku ini dekat dengan sesar, gunung berapi, dan lain sebagainya,” ujar Yana Astuti kepada wartawan usai memperingati Hari Bakti PU ke-80 di Kantor JMP Ambon, Rabu (3/12/2025).
Ia menjelaskan, BPJN Maluku fokus memastikan seluruh infrastruktur jalan nasional berada dalam kondisi siap menghadapi potensi bencana, terutama longsor dan banjir.
“Kesiapan kami dalam menghadapi cuaca ekstrem yaitu memastikan kesiapan seluruh infrastruktur yang ada di kami,” jelasnya.
Selain itu, BPJN Maluku memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan berbagai lembaga terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat jika terjadi kondisi darurat.
“Kami melakukan penguatan koordinasi antar lembaga, sehingga apabila ada kondisi yang tidak kita inginkan, kami bisa langsung melakukan penanganan,” katanya.
Yana juga menegaskan bahwa logistik dan sumber daya, termasuk alat berat, telah disiagakan di titik-titik strategis. Dengan demikian, jika terjadi bencana, respon dapat dilakukan secara cepat.
“Alat-alat berat kami pastikan siap melakukan eksekusi terhadap penanganan bencana,” ujarnya.
BPJN Maluku juga terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh lokasi rawan bencana. Langkah ini dilakukan untuk memastikan mitigasi dapat dijalankan lebih awal sebelum kejadian membesar.
“Kami selalu melakukan monitoring dan evaluasi secara keseluruhan terhadap lokasi-lokasi rawan bencana sehingga mitigasi dapat segera kita lakukan sejak awal,” ungkapnya. (ST01)

