DPRD Maluku Soroti Ketertinggalan Infrastruktur, dari Trans Seram hingga Ambalau

oleh -178 Dilihat

Ambon, -Suaratimurnews.com Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, menegaskan bahwa Provinsi Maluku masih diperhadapkan dengan berbagai persoalan mendasar yang membutuhkan perhatian serius, mulai dari pelayanan publik, infrastruktur, hingga kesejahteraan masyarakat.

“Masalah jalan, jembatan, transportasi antar-pulau, kelautan dan perikanan, pertambangan, hingga lingkungan masih menghantui kita hingga kini,” ujar Benhur Watubun dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-80 Provinsi Maluku, Selasa (19/8/2025).

Ia menyoroti sejumlah ruas jalan strategis yang belum memadai, antara lain jalan Kelmuri, Batabual, Lingkar Ambalau–Popjatur, Lingkar Damer, Babar Lemwurung, jalan pegunungan di Seram Barat, hingga ruas Trans Seram. Kondisi jembatan yang banyak rusak akibat usia juga menjadi kendala besar.

Selain infrastruktur, Pihaknya menekankan masih adanya ketertinggalan layanan dasar, persoalan perbatasan, transportasi antar-pulau, hingga kerusakan lingkungan akibat tata ruang wilayah yang tidak terkelola dengan baik.

Di usia ke-80 tahun Provinsi Maluku, Benhur menyebut masyarakat menaruh harapan besar kepada Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath untuk menghadirkan terobosan pembangunan melalui Sapta Cita Lawamena.

“Dengan tema Merajut Harmoni, Membangun Negeri, seluruh pemangku kepentingan—baik pemerintah provinsi, kabupaten/kota, maupun DPRD—harus memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi untuk kemajuan Maluku,” katanya.

Sebagai pimpinan dewan, Watubun juga mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat persaudaraan dan kohesi sosial dengan menghidupkan nilai hukum adat pela gandong sebagai kekuatan orang Maluku.(Marianna)