Perkuat Konsolidasi Pers Siber, DPP PJS Gelar Seminar Nasional di Palu

oleh -169 Dilihat
Ketum DPP PJS menyerahkan cendra mata kepada Assisten I Pemprov Sulteng Fahrudin, Selasa (15/07/2025) di Palu Sulteng.

Palu –Suaratimurnews.com Dalam upaya memperkuat eksistensi dan konsolidasi media siber di tanah air, Dewan Pimpinan Pusat Pro Jurnalismedia Siber (DPP PJS) melalui DPD PJS Sulawesi Tengah menggelar Seminar Nasional bertajuk “Memperkuat Konsolidasi Pers Siber untuk Demokrasi dan Pembangunan Daerah Menuju PJS sebagai Konstituen Dewan Pers”.

Seminar yang digelar di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa, 15 Juli 2025, menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) II DPP PJS dan Musyawarah Daerah (Musda) I DPD PJS Sulawesi Tengah.

Anggota Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto, hadir sebagai narasumber utama mewakili Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat. Acara turut dihadiri oleh Asisten I Setdaprov Sulawesi Tengah Fahruddin yang mewakili Gubernur, jajaran kepala OPD, Wali Kota Palu, perwakilan Kejaksaan Tinggi, Kepala Cabang RRI Palu, serta para pimpinan media dan jurnalis se-Kota Palu.

Ketua DPD PJS Sulteng, Muhammad Sofyan, menegaskan bahwa seminar ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang diskusi yang membedah eksistensi pers di era digital yang penuh tantangan.

“Kita membahas posisi pers dalam menghadapi derasnya arus digitalisasi. Ini bagian dari upaya penguatan kapasitas, integritas, dan etika jurnalistik,” ujar Sofyan dalam sambutannya.

Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Ia menyebut, di usia yang baru menginjak tiga tahun, PJS terus berbenah untuk menjadi organisasi pers yang profesional dan berintegritas.

“PJS hadir memberi pelatihan dan perlindungan hukum, terutama bagi pegiat pers yang selama ini tak terwadahi dalam organisasi yang jelas. Kami ingin mencetak wartawan yang kompeten dan beretika,” kata Mahmud.

Fahruddin, dalam sambutan tertulis Gubernur, menyebut kehadiran media siber sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah daerah, katanya, membuka ruang kemitraan dengan pers yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

> “Kami siap bersinergi dengan media dalam menyebarkan informasi yang mencerahkan dan membangun,” ujarnya.

Seminar secara resmi dibuka oleh Yogi Hadi Ismanto. Dalam paparannya, Yogi menekankan bahwa seluruh organisasi pers memiliki peluang menjadi konstituen Dewan Pers selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Tugas Dewan Pers adalah meningkatkan profesionalisme, baik dari sisi wartawan maupun perusahaan medianya,” ucapnya.

Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, seminar dibuka secara resmi. Ratusan peserta, baik secara daring maupun luring, mengikuti diskusi nasional yang berlangsung dinamis hingga akhir sesi.(*)