Rembang -Suaratimurnews.com Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya integritas, termasuk melalui pesan inspiratif dari tokoh-tokoh perempuan nasional.
Dalam rangkaian kegiatan talkshow Hari Kartini, ditayangkan video “Pesan Integritas Inspirasi Perempuan Indonesia” yang memuat ajakan tentang pentingnya integritas, keberanian, dan kemandirian sebagai nilai yang sejalan dengan semangat Raden Ajeng Kartini.
Kegiatan ini digelar secara hybrid di Rembang, Jawa Tengah, dengan diikuti sekitar 220 peserta secara luring dan sekitar 4.500 peserta secara daring. di Pendopo Museum R.A. Kartini, Rembang, Jawa Tengah Senin (20/4/2026)
Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari kementerian dan lembaga, anggota DPR RI dan DPD RI, pelaku industri jasa keuangan, akademisi, tokoh perempuan, mahasiswa, hingga pegawai OJK.
Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bank Indonesia, pemerintah daerah, Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Rembang, serta perwakilan lembaga jasa keuangan dan akademisi.
Melalui kegiatan ini, OJK menegaskan langkah konkret dalam penerapan tata kelola yang bersih dan berintegritas.
Upaya tersebut dilakukan antara lain melalui sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di seluruh satuan kerja, pengendalian gratifikasi secara konsisten, serta sinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mencetak penyuluh antikorupsi bersertifikat.
OJK juga mendorong perempuan Indonesia, khususnya di sektor jasa keuangan, untuk berperan aktif memperkuat budaya anti-fraud.
Hal itu dilakukan dengan memahami larangan gratifikasi serta memanfaatkan saluran Whistleblowing System (WBS) untuk melaporkan dugaan pelanggaran etik maupun indikasi kecurangan.
Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan sektor jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan terpercaya.(*)
