Gubernur Lemhannas Minta PJS Jadi Penggerak Literasi Digital di Era Post-Truth

oleh -130 Dilihat
Caption: Gubenur Lemhanas RI, DR. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si saat membuka Munas II PJS di Kota Palu , Minggu (13/07/2025).

Palu – Suaratimurnews.com Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, TB Ace Hasan Syadzily, meminta para jurnalis media siber yang tergabung dalam Pro Jurnalismedia Siber (PJS) mengambil peran lebih besar dalam memperkuat literasi digital masyarakat Indonesia. Menurutnya, tantangan global yang semakin kompleks menuntut jurnalisme yang berpihak pada kebenaran dan ketahanan nasional.

Hal itu disampaikan Kang Ace—sapaan akrabnya—saat membuka secara daring Musyawarah Nasional (Munas) II DPP PJS di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu 13 Juli 2025. Munas yang berlangsung hingga 15 Juli ini dirangkaikan dengan Seminar Nasional dan Musyawarah Daerah (Musda) I DPD PJS Sulteng.

“Era post-truth adalah masa di mana kebohongan bisa tampak seperti kebenaran karena dimainkan lewat emosi publik,” ujar Ace. “PJS dan para anggotanya harus menjadi garda terdepan dalam menghasilkan jurnalisme yang memperkuat nilai kebangsaan.”

Ace menekankan bahwa perkembangan teknologi digital membawa konsekuensi terhadap pola komunikasi masyarakat. Dalam dunia multipolar yang ditandai dengan benturan kepentingan global, jurnalisme tidak hanya soal menyampaikan berita, tapi juga menjaga kualitas demokrasi.

Dengan tingkat penetrasi internet yang tinggi di Indonesia, kata Ace, arus hoaks dan disinformasi menjadi ancaman serius. Karena itu, literasi digital harus diperkuat secara masif dan sistematis.

“Jurnalisme profesional adalah benteng terakhir dalam menjaga demokrasi,” ujar politikus Partai Golkar itu.

Seminar nasional pada 15 Juli mendatang dijadwalkan menghadirkan Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat dan Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba. Keduanya akan menyoroti arah kebijakan pers dan pentingnya konsolidasi media siber menuju PJS sebagai konstituen Dewan Pers.

Ace menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian global, media siber seperti PJS memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah dan memperkuat posisi Indonesia dalam geopolitik dunia.(*)