Wali Kota Ambon Hadiri Pertemuan Tuagama se-Kota Ambon, Tegaskan Komitmen Realisasi Janji Kampanye

oleh -111 Dilihat

Ambon —Suaratimurnews.com Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menghadiri pertemuan bersama para penjaga rumah ibadah seperti tuagama, penjaga masjid, kostor, penjaga pura, dan wihara, yang digelar di Aula Maluku City Mall, Kamis (3/7/2025).

Kehadiran Wali Kota dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya merealisasikan salah satu poin dalam 17 program prioritas yang telah dijanjikan saat kampanye.

“Kita punya janji-janji kampanye dalam rancangan visi dan misi. Ini tertuang dalam 17 program prioritas. Kita mulai wujudkan satu per satu sejak dilantik dalam lima bulan terakhir. Jadi, pasti kita wujudkan semua,” ujar Bodewin.

Salah satu program yang dimaksud adalah pemberian insentif bagi penjaga rumah ibadah, termasuk tuagama, penjaga masjid, kostor, serta penjaga pura dan wihara. Program tersebut merupakan bagian dari poin ke-15 dalam daftar program prioritas, yakni penguatan kelembagaan keagamaan dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“Ini bukan sekadar janji politik, tapi bentuk nyata dari komitmen kami untuk merealisasikan visi dan misi yang disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat Kota Ambon,” kata Bodewin.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Ambon memberikan insentif sebesar Rp150 ribu kepada setiap penjaga rumah ibadah. Nilai tersebut disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Ini bukan soal jumlahnya, tetapi bagaimana komitmen pemerintah dalam mewujudkan janji kepada masyarakat,” ucapnya.

Menurut Wali Kota, peran tokoh agama dan penjaga rumah ibadah sangat vital dalam menjaga harmonisasi kehidupan umat beragama di kota yang heterogen seperti Ambon.

“Penjaga rumah ibadah memiliki tanggung jawab besar. Mereka bukan hanya menjaga kebersihan dan keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari garda depan dalam merawat toleransi dan kehidupan keagamaan,” tutur Bodewin.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin umat dan penjaga rumah ibadah atas kontribusi mereka dalam membangun Kota Ambon yang damai dan toleran.

“Terima kasih atas kontribusi dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari tokoh agama, pimpinan keagamaan, dan para penjaga rumah ibadah sangat penting dalam mewujudkan Ambon yang lebih baik,” pungkasnya.(ST01)