Kejaksaan Negeri Buru & Kodim 1506/Namlea Peringati Lahirnya Pancasila

oleh -416 Dilihat

Namlea, Suaratimurnews.com Jajaran Kejaksaan negeri Buru yang di pimpin, M Hasan Pakaja, SH dan Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1506/Namlea, memperingati hari lahirnya pancasila berlangsung di halaman Adiyaksa dan Kodim 1506. Kamis 1/6/2023.

Kepala Kejaksaan negeri Buru, M. Pakaja, SH selaku inspektur upacara saat membaca sambutan Presiden RI, Joko Widodo mengatakan, hari ini tanggal 1 Juni tahun 2023 kita berkumpul di lapangan adiyaksa ini untuk merayakan hari lahirnya pancasila yang merupakan tonggal penting dalam sejarah bangsa Indonesia.

Dikatakan Kajari Buru, dengan thema, Gotong royong untuk membangun peradaban dan pertumbuhan global dan selanjutnya, M. Hasan berharap untuk kita semua selalu mengingatkan kepentingan gotong royon dalam membangun peradaban maju, maju dan berkelanjutan, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan global.

Dengan demikian kata Kajari Buru, gotong royong merupakan semangat yang melekat pada bangsa Indonesia sejak zaman dahulu, semangat ini memupuk perasaan gotong royong, solidaritas dan kepedulian terhadap sesama” Ucap M Hasan saat membaca sambutan presiden RI.

Sementara terpisah jajaran Kodim 1506/Namlea juga mengikuti upacara dalam rangka peringati hari lahirnya pancasila yang jatuh pada tanggal 1 juni tahun 2023 dan selaku inspekur upacara Dandim 1506/Namlea, Letkol Arh Agus Nur Fujianto saat membaca sambutan Panglima TNI Laksamana TNI, Yudo Margono mengatakan, pancasila merupakan dasar negara serta landasan idiologi bagi bangsa indonesia.

Ditambahkan Nur Fujianto, setiap nilai luhur yang terkandung didalamnya menjadi dasar hidup bernegara sejak konsep pancasila diperkenalkan oleh bapak Sukarno putra presiden pertama RI pada tanggal 1 juni 1945 melalui proses diskusi yang mendalam “ Ujar Dandim 1506/Namlea.

Sebagai prajurit TNI dalam sambutan Panglima yang di bacakan Dandim, harus meyakini bahwa, pancasila adalah alat pemersatu bangsa yang harus kita jaga sampai titik darah penghabisan berkat pancasila yang memiliki nlai-nilai inklusifitas, toleransi dan gotong royong, maka keberagaman yang ada di nusantara telah dapat dirajut menjadi identitas nasional Bhineka Tunggal ika.

Dengan thema peringatan hari lahirnya pancasila sangat relevan dengan tenaga dan situasi yang sedang dihadapi oleh segenap bangsa Indonesia yakni, gotong royong, membangun peradaban dan petumbuhan global, thema ini merupakan pengingat bagi kita semua beta pentingnya semangat gotong royong untuk memajukan bangsa” Ucap Nur Fujianto.

Bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan lahirnya pancasila, Kapten Inf Haris Tumeggung dan komandan upacara, Letda Inf Salem pusung, hadir dalam upacara tersebut selain Dandim 1506/Namlea juga, Pasiter Kapten Inf Idris Leurima, Pasi Ops Kapten Inf Abas Siolon, Danramil Waeapo, Kapten Inf Pati Wael, Danramil 01 Namlea, Kapten Inf Tamrin Batuatas, Pasi Log, Letda Inf Ismail Umasugi, Danton 1 Kabaresi, Letda Inf Rizal Taher.

Semenatara itu barisan yang ikut dalam upacara, 1 barisan perwira kodim 1506/Namlea, 1 SST dari kodim 1506/Namlea, 1 SSR dari koramil 01/Namlea, 1 SSR koramil 03/Air Buaya, 1 SSR dari koramil Waeapo, 1 SST dari kompi 731/Kabaresi, 3 anggoata dari Subdenpom dan 3 anggota dari Pos Kesehatan Namlea. (AK)