Ambon-Suaratimurnewscom, ASOSIASI pengusaha sampah Indonesia (APSI) siap kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon dalam mendukung pengelolaan sampah.Ujar Ketua Umum APSI Saud Marpaung kepada wartawan usai peresmian Pabrik Pengelolaan sampah PR Milion Limba dan USAID COBO di negeri Hutumury Jumat (26/5/2023).
Menurut Dia kehadiran APSI di kota Ambon adalah menghadiri undangan rekanan perusahan yang menjalin kerjasama dimaksud.
Dia mengaku suatu kebanggaan dapat hadir di Kota Ambon sebagai orang Batak datang ke Ambon ingin berkolaborasi mendukung pengelolaan sampah plastik.
Dirinya juga sempat membagikan pengalamannya menjadi seorang pengusaha yang telah bergelut hampir 15 tahun dalam mengelola sampah, tentu banyak sisi positif maupun negatifnya tergantung bagaimana cara pandang kita dalam mengelolanya sehingga dapat menjadi barang yang berharga dan berkualitas.
“Saya pribadi sudah hampir 15 tahun terjun di dunia pengusaha sampah plastik ini,mulai dari daur ulang sampah plastik menjadi biji plastik untuk selanjutnya dipasarkan kembali, usaha saya hanya sebatas biji plastik saja, nanti setelah dijual lagi tentu akan diolah menjadi bahan plastik yang berkualitas seperti plastik kresek dan lainnya,” ungkap Marpaung
Bahkan dalam mendapatkan sampah plastik, pihaknya melakukan kerjasama dengan para pengumpul dan jemput bola langsung di tempat artinya sampah yang dibeli langsung diambil di tempat pengumpul tanpa harus datang ke tempat mereka.
“Dia menyampaikan dalam sehari kita butuhkan hampir 7 ton sampah plastik untuk diolah menjadi biji plastik dan cara kita adalah jemput bola maksudnya adalah sampah plastik milik pengumpul kita yang langsung ambil di tempat tanpa harus mereka datang ke kita dan harga yang dipakai juga lumayan besar,” tuturnya
Lebih jauh dijelaskan, dalam mengelola sampah memang dibutuhkan orang- orang yang memiliki loyalitas dan etos kerja yang tinggi serta disiplin agar dapat mencapai target pengelolaan yang ditentukan.
Berdasarkan pengalamannya tersebut, saya mengucapkan dapat berkolaborasi bersama Pemerintah kota Ambon dalam hal ini Penjabat Walikota Ambon dan seluruh jajarannya baik Pimpinan OPD maupun stakeholder terkait lainnya untuk bersama dapat membangun sekolah sampah yang baik bertanggungjawab.
Dia optimis, bila rencana kerjasama ini dapat berjalan paling tidak akan menyerap tenaga kerja lokal sekaligus ada sebuah gerakan besar yang hebat untuk mengurangi jumlah sampah plastik di kota ini.
“APSI akan tetap mendukung itu semoga ini akan tercapai dalam beberapa tahun ke depan bukan hanya di Kota Ambon tapi ini adalah awal yang baik untuk diteruskan ke kota/kabupaten lainnya,sehingga provinsi Maluku bisa mengurangi sampah plastik yang masuk ke lautan,” tutup Marpaung singkat. (*)

