Boy Latuconsina Sosialisasi Penyuluhan Amdal & 7000 H Lahan Kering Di Buru

oleh -691 Dilihat

Namlea, -Suaratimurnews.com General manager Inagro Cipta Nusantara, Bisri Asidiq Latuconsina yang disapa Boy menggelar sosialisasi Diskusi Publik (Public Disclos) penyuluhan amdal rencana budidaya perkebunan terpadu pada lahan tidur/ Lahan Kering seluas 7000 Hektar proyek percontohan (Pailot Projec) yang ada di wilayah Kabupaten Buru di lokasi 4 petuanan raja rehenchap, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bupati. Selasa Kemarin 2/5/2023.

Hadir dalam Kegiatan tersebut, Pj Bupati Buru, Jalaludin Salampessy didampingi Dirut Inagro Pusat diwakili, Simon, juga hadir 4 Raja Rehenchap Lisela, Tagalisa, Lilialy dan Raja Kaiely bersama 48 Kepala Desa, Para Asisten/ Staf Ahli, Pimpinan OPD Instansi Pertikal, Para pengusaha dan sejumlah undangan lainnya.

Kepada Media ini Boy Latuconsina menuturkan, Saya selaku putra daerah Maluku mencoba mendatangkan direktur Inagro Cipta Nusantara dari Pusat, untuk bagaimana mendatangkan kontribusi untuk daerah ini/Kabupaten Buru dan atas izin Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa kantor pusat telah direspon mengakui dan mendukung program pailot project termasuk respon juga dari pak Gubernur Maluku, Murad Ismail lewat proses tahapan sehingga investasi ini berjalan dengan baik” Ujar Boy.

Pengembangan kebun energy ini Lanjut Manager Latuconsina, kegiatan projeck ini lahan kering/tidur seluas 7000 H di 4 Petuanan di kabupaten Buru dan kegiatan ini baru pertama kali di Indonesia dilaksanakan di kabupaten ini, hasil koordinasi Kami dengan Bupati, Para Raja, para Kades dan stakeholder lainnya mereka sangat mendukung langkah dari kegiatan Kami” Ungkap Boy.

Direncanakan Pailot projeck ini penanaman perdana akan dilaksanakan pada bulan 0ktober tahun ini dan akhir oktober seluruh tahapan sudah selesai dan dilanjutkan dengan awal penanaman perdana dan besar harapan kami, semoga investasi ini dapat bermanfaat bagi bagi peningkatan ekonomi masyarakat buru serta menjawab tantangan global yang selama ini di hadapi masyarakat Maluku” Kata Boy.

Sementara itu Pj Bupati Jalaludin Salampessy, atas nama Pemda berharap langkah ini dapat ditindak lanjuti di lapangan untuk dapat memberikan ruang terhadap penyerapan tenaga kerja dan investasi ini dapat berjalan di tengah kelesuan ekonomi internasional.

Dikatakan Salampessy, Kami juga lihat ruang untuk peningkatan ekonomi kita dewasa ini sangat baik, karena program ini masuk sampai ke tingkat kecamatan hingga di desa-desa agar dapat memanfaatkan lahan – lahan tidur untuk dapat memberikan ruang interaksi kepada masyarakat kita dengan perusahan dimaksud yang telah didukung para raja-raja, Para Kepala Soa dan Kades untuk lahan tidur dapat dimanfaatkan demi kepentingan masyarakat Buru” Ucap salampessy. (Adam Kiat)
.