Liligoli: Pemotongan Gaji Pantarlih Tidak Ada Kaitan Dengan PPS

oleh -634 Dilihat

Namrole,-Suaratimurnewscom Ketua Panitia Pemungutan suara (PPS) Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Provinsi Maluku, Jein Liligoly, membantah adanya pemotongan gaji operasional Pantarlih di Desa Leksula, pemotongan gaji Pantarih tersebut tidak ada kaitan dengan PPS Leksula. Jumat 28/4/2023.

Pemberitaan yang termuat di Media ini pada Sabtu Kemarin 22/4 tahun 2023 Kata liligoly, tudingan pemotongan gaji operasional Pemutahiran Data Pemilih (Pantarlih) di Desa Leksula, Kecamatan Leksula Kabupaten Bursel, sama sekali tidak ada kaitan dengan pihak penyelenggara PPS Leksula.

Demikian secara tegas di sampaikan Ketua PPS Leksula, Jein Liligoly dalam pres rilisnya jumat hari ini 28/4/2023, Saya ingin tegaskan bahwa, pemotongn gaji operasional Pantarlih, Kami dari PPS tidak tahu menahu dan itu bukan kewenangan Kami memotong gaji mereka” Tutur Liligoly.

Dikatakannya, benar atau tidaknya pemotongan itu tidak ada sangkut paut dengan dirinya dan teman-teman di PPS, bahkan dirinya tidak pernah mengatakan kepada petugas Pantarlih Leksula bahwa pemotongan terhadap gaji operasional Pantarlih atas perintah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Leksula” Tegas Liligoly.

Penjelasan yang di sampaikan sumber berita yang termuat di Media ini pekan lalu bahwa, ada pemotongan gaji Pantarlih sebesar 500 ribu atas perintah PPK yang dilakukan pihak PPS Leksula Kata Liligoly, tidak pernah saya sampaikan hal ini kepada petugas Pantarlih, penyampaian yang disampaikan sumber berita itu, semuanya tidak benar dan itu Hoaks.

Terkait dengan gaji Pantarlih Lanjut Liligoly, saat itu PPS Leksula belum memiliki rekening Bank dan masih dalam tahapan pembuatan, sehingga semua gaji petugas Pantarlih diurus oleh PPK Leksula, bila petugas Pantarlih menanyakan gaji mereka seharusnya menanyakan langsung ke petugas PPK, karena PPS baru proses pembuatan rekening Bank” Kata Jein.

Untuk itu terkait dengan proses pemotongan gaji Pantarlih dan lain-lain, Kami dari PPS tidak tahu dan Kami sesalkan petugas Pantarlih yang lantang suara mengadu domba pihak Kami PPS dengan PPK, padahal selaku orang yang cerdas seharusnya pada waktu pemotongan itu terjadi, petugas Pantarlih seharusnya bertanya kepada PPK, bukan lantang suara bersembunyi di balik Media” Tutur Liligoly.

Bila petugas Pantarlih jelih dan cerdas, seharunya bertanya ke PPK Leksula soal pemotongan gaji operasional Pantarlih jangan sudah terjadi baru mengkambing hitamkan PPS ini namanya pikiran yang sempit, untuk itu ajaknya, mari katong samua baik itu PPS, PPK maupun Pantarlih bekerja secara profesional dan lintas koordinasi yang baik, maka semua tugas yang dipercayakan oleh KPU akan berjalan lancar dan damai” Minta Jein Liligoly.

Secara kelembagaan Tambahnya, saling melengkapi, jadi nanti ditelusuri kinerja masing-masing apakah sudah profesional ataukah sepeti apa??, dan selanjutnya budayakan untuk bertanya dan lintas koordinasi jangan sampai putus” Harap Liligoly.(AK)