IAKN Ambon Terus Lakukan Perubahan Menuju Universitas

oleh -356 Dilihat
Rektor IAKN Ambon Prof Dr Yance Z Rumahuru

Ambon,Suaratimurnews.com Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon terus berbenah diri untuk melakukan perubahan dari Institut menuju Universitas.Ujar Rektor IAKN Ambon Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru MA kepada wartawan diruang kerjanya pekan lalu.

Menurutnya kami telah melakukan semua itu dengan merevisi dokumen kurikulum, peraturan akademik, penataan kelembagaan dan pembangunan sistem manajemen mutu yang baik IAKN Ambon.

Hal lain yang telah dilakukan adalah transformasi kelembagaan dan diharapkan oleh Menteri Agama maupun Dirjen Bimas Kristen ,pada tahun ini sudah harus ada Institut Agama Kristen Negeri menjadi Universitas Kristen Negeri diantaranya 3 IAKN yang mempersiapkan diri yakni IAKN Ambon, Manado dan Tarutung.

Dari pemenuhan syarat sesuai dengan PMK 20 tahun 2020, maka IAKN Ambon sudah memenuhi syarat dimaksud lebih dari 80 persen dan syarat itu sudah dilakukan yakni untuk kebutuhan Rektor kepala, Profesor kami sudah memenuhi itu bahkan sudah melampaui.

Dia menyampaikan sebagai ukuran pada IAKN Ambon adalah menambah prodi baru kami telah upayakan.Pada tahun akademik yang baru sudah ada prodi yang baru untuk memenuhi pengajuan sebagai universitas nantinya.sedangkan yang lain terkait dengan lahan, kami tetap siapkan semua itu dengan menambah akreditasi sesuai dengan yang disyaratkan A harus 2 kami sudah miliki satu.

Dalam tahun ini kami upayakan penambahan satu lagi sementara untuk akreditasi B itu syarat prodi harus 8 ,IAKN ambon sudah 6 dalam tahun ini juga kami akan memenuhi itu semua. Sedangkan syarat undang-undang kami sudah penuhinya tinggal persoalan lahan kami akan ajukan ke kementerian untuk penambahan lahan pemenuhan menjadi universitas.

Pihaknya telah melakukan langkah-langkah strategis yang ditempuh, kini IAKN Ambon tengah mempersiapkan salah satu Syarat penting yaitu jumlah program studi di perguruan tinggi.”ujarnya.

“Hal yang lain dalam koordinasi kemarin terkait dengan transformasi kelembagaan .
diharapkan oleh Menteri Agama dan Dirjen Bimas Kristen di tahun in,i sudah harus ada Institut Agama Kristen negeri yang menjadi Universitas Kristen negeri Indonesia. ada tiga IAKN yang layak sementara menyiapkan diri menjadi universitas negeri yakni; IAKN Ambon , IAKN Manado dan IAKN Tarutung .

Dia mengaku dari pemenuhan syarat sesuai dengan PMA 20 tahun 2020 tahun 2020 maka IAKN Ambon , kalau saya boleh katakan ,persiapan lebih dari 80 persen pemenuhan secara terus kami lakukan , misalnya dari kebutuhan Rektor kepala untuk profesor kami sudah memenuhi itu.IAKN Ambon sudah melampaui .

Sebenarnya yang kurang pada IAKN Ambon adalah menambah prodi baru dan itu sudah diupayakan sehingga di tahun akademik yang baru itu sudah ada produk-produk baru yang memenuhi untuk pengajuan sebagai Universitas.nantinya.

Begitu juga yang lain adalah terkait dengan lahan tapi prinsip kami menyiapkan dan mengerjakan apa yang menjadi tugas di sini menambah akreditasi, karena akreditasi yang disarankan dua kami satu dan dalam tahun ini kami upayakan penambahan satu lagi.

Sementara untuk akreditasi b itu harus delapan kami 6 dan tahun ini juga kami akan memenuhi itu semua sehingga seluruh syarat sesuai undang-undang sudah memenuhinya tinggal persoalan lahan .

Dijelaskan kami akan ajukan kepada kementerian sehingga diharapkan ada penambahan ini kami punya 3 fakultas dan tiga pasca r sarjana dengan 13 program studi dan kita sedang mengurus 8 program studi baru yang harapannya adalah kalau tambah 6 saja itu sudah memenuhi untuk menjadi universitas .”ucapnya.

Dijelaskan kita juga punya program studi S2 pak S2 musik dan kemudian S3 pak dan S3 musik kalau untuk program studi S2 itu sudah dari tahun 2006, begitu juga di tahun 2011/2012 dan dan S3 musik itu baru jalan di tahun 2020 tahun akademik 2022.yang mahasiswa kita lebih banyak dari luar daerah baik untuk pak maupun musik untuk S1 juga minat dari dari provinsi lain.

Selain itu lanjut dia hampir rata-rata mahasiswa yang mengikuti kuliah di IAKN Ambon seluruhnya dari luar pulau itu ada di sini dan yang paling banyak memang Papua mereka melamar sendiri ke sini, tapi ada program khusus Kementerian Agama yang dinamakan kita cinta Papua atau Papua bangga.

Ditambahkan saat ini kami punya mahasiswa Papua ada 60- dan mereka masuk dalam scanning program beasiswa KCP yang fokus pada anak-anak asli Papua.”ungkapnya.(ST01)