Wakapokresta Ambon Nobar Wayang Orang “Pandwa Boyong” Diperan Kapolri dan Panglima TNI Polresta Ambon-

oleh -603 Dilihat

Polresta Ambon-Suaratmurnews.com Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Heri Budianto, bersama PJU dan perwira Polresta Ambon menggelar nonton bareng (nobar) pagelaran wayang orang.

Pergelaran wayang orang ” Pandowo Boyong ” digelar Minggu (15/1/2023) malam itu dipusatkan di taman Ismail Marzuki, Jakarta. Sementara di Polresta Ambon, Nobar dipimpin langsung oleh Wakapolresta, AKBP Heri Budianto, berlangsung di Comand Center Polresta Pulau Ambon.

Pagelaran wayang orang “Pandowo Boyong” ini dilaksanakan di taman Ismail Marzuki Jakarta, para anggota wayang ini juga ikut diperankan bapak Kapolri dan bapak panglima TNI bersama jajaran, dan di tonton seluruh jajaran Polda Maluku dan polres secara serentak,” ujar PS Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Moyo Utomo, Senin (16/1).

Pagelaran wayang orang yang berkolaborasi dengan berbagai tokoh lintas generasi ini, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengambil sebagai Bima Sena, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Puntadewa, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Batara Guru, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali sebagai Batara Baruna, hingga Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetya sebagai Eyang Abiyasa.

Pandawa Boyong yang ditampilkan dalam pagelaran merupakan kisah tentang lima ksatria bersaudara (Pandawa) boyongan atau pindah dari Alengka yang dikuasai oleh Kurawa menuju Astinapura.

Kepindahan itu untuk memerdekakan diri dari kekuasaan Kurawa. Mereka harus berperang melawan Kurawa yang jumlahnya jauh lebih besar dengan persenjataan lebih banyak. Namun berkat kesungguhan yang didasarkan niat baik, Pandawa dapat memenangkan perang.

Boyongnya Pandawa ke Astina menjadi pesan moral kepada masyarakat agar lebih memahami, menghayati dan mengamalkan Pancasila. Bahkan sosok dalam Pandawa Lima pun relevan dengan semangat dan nilai-nilai Pancasila. Nampak para petinggi TNI- Polri sangat luwes memerankan perannya masing- masing. (***)