Ambon – Suaratimurnews.com Tidak hadirnya PLN Wilayah Maluku dalam rapat membicarakan penanganan ketersediaan BBM dan kelistrikan, serta beras menjelang Bulan Puasa dan Hari Raya idul Fitri tahun 2022 disesalkan Komisi II DPRD Provinsi Maluku.
“Kita sesalkan PLN tidak datang, apalagi rapat ini untuk membicarakan kepentingan publik, kenyaman pelaksanaan ibadah puasa dan hari raya Idul Fitri,”ungkap Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Turaya Samal kemarin.
Dikatakan, tidak hadirnya PLN dalam rapat merupakan kedua kalinya. Hal ini membuktikan PLN terkesan acuh terhadap kepentingan publik.
Untuk itu, pihaknya merencanakan pemanggilan ketiga kepada PLN. jika tidak hadir juga, maka DPRD Maluku akan mengambil sikap tegas.
“Kalau tidak datang maka lembaga ini punya kewibawaan, kita akan mengambil sikap tegas lewat pimpinan dewan,”tegasnya.
Diakuinya, kelistrikan menjadi persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat, apalagi menjelang hari-hari besar keagamaan, dimana intensitas pemadaman lampu oleh PLN sangat tinggi. “ungkapnya.(ST01)

