Ambon,-Suaratimurnews.com Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama membangun budaya hidup sehat serta memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh wilayah Maluku.
Ajakan tersebut disampaikan Lewerissa saat membuka puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, kawasan Karang Panjang, Ambon, Sabtu (7/11/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa tema “Gerak Bersama Maluku Sehat” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk menjaga, merawat, dan memberikan perhatian terhadap sesuatu yang dicintai, yakni masyarakat dan Negeri Maluku.
Menurutnya, semangat tersebut harus diwujudkan melalui komitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, di mana pun mereka berada.
Lewerissa mengakui, sebagai provinsi kepulauan, Maluku menghadapi tantangan kesehatan yang tidak ringan.
Persoalan konektivitas antarwilayah, ketersediaan tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, hingga sistem pelayanan kesehatan masih membutuhkan perhatian dan pembenahan berkelanjutan.
“Karakteristik kepulauan menuntut kita untuk terus berinovasi. Maluku membutuhkan pendekatan pelayanan kesehatan yang benar-benar memahami kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, semangat Gerak Bersama Maluku Sehat harus menjadi momentum meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat, memperkuat upaya pencegahan penyakit, melakukan skrining dan deteksi dini, serta mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi profesi, fasilitas pelayanan kesehatan, institusi pendidikan, komunitas, serta para mitra yang telah berpartisipasi menyukseskan peringatan HKN ke-62.
Menurutnya, kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Secara khusus, Lewerissa memberikan penghargaan kepada para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang selama ini mengabdikan diri di rumah sakit, puskesmas, klinik, desa, dusun, hingga pulau-pulau dan wilayah terpencil yang sulit dijangkau di Maluku.
Ia menilai, pengabdian para tenaga kesehatan tersebut memiliki arti besar bagi kehidupan masyarakat, meskipun tidak selalu terlihat dan mendapat perhatian luas.
“Pemerintah Provinsi Maluku terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, sarana dan prasarana, teknologi, jejaring pelayanan, serta sistem rujukan untuk mendukung pelayanan kesehatan yang semakin baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur berharap penguatan jejaring pelayanan kesehatan dapat menjadi bagian penting dalam menghubungkan layanan kesehatan antarpulau, sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Di akhir sambutannya, Lewerissa mengajak masyarakat untuk membiasakan hidup sehat, aktif bergerak, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga kesehatan jiwa, serta tidak menunggu kondisi penyakit menjadi berat sebelum mencari pertolongan medis.
Ia menegaskan bahwa cita-cita menghadirkan kesehatan untuk semua harus menjadi tujuan bersama.
“Sehat untuk semua adalah tujuan kita. Kalesang Negeri adalah semangat kita, dan Gerak Bersama Maluku Sehat adalah komitmen kita,” tandasnya.
Peringatan HKN ke-62 ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, organisasi profesi, dan masyarakat dalam membangun pelayanan kesehatan yang semakin merata dan berkualitas di Provinsi Maluku.(ST01)
