Anos Yeremias Imbau Warga Waspada Kabut Asap, Minta Siapkan Masker Secara Mandiri

oleh -13 Dilihat

Ambon, -Suaratimurnews.com Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, mengimbau masyarakat di Kota Ambon dan sejumlah wilayah di Maluku yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah perlindungan kesehatan secara mandiri.

Anos mengatakan, upaya melindungi diri dari paparan kabut asap perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi warga yang masih harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi kualitas udara yang terganggu.

Ia mengungkapkan, dirinya telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku terkait langkah penanganan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Dari hasil koordinasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku telah menyurati dinas kesehatan kabupaten/kota untuk membantu penyediaan masker bagi masyarakat yang terdampak.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku atas perhatian dan langkah yang telah dilakukan. Kami berharap bantuan tersebut dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Anos, Senin (12/10/2026).

Meski demikian, Anos menegaskan, masyarakat yang mampu sebaiknya tidak menunggu bantuan pemerintah untuk mulai melakukan perlindungan diri. Ia meminta warga menyiapkan masker secara mandiri bagi diri sendiri dan keluarga, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

“Kesadaran menjaga kesehatan harus dimulai dari diri sendiri. Mari masing-masing menyiapkan masker untuk diri dan keluarga. Jangan menunggu bantuan baru mengambil langkah perlindungan,” tegasnya.

Selain penggunaan masker, Anos mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap semakin pekat. Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Ia meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul selama paparan asap. Warga yang mengalami keluhan dan membutuhkan pertolongan diharapkan segera mendatangi puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Menurut Anos, langkah pencegahan perlu diikuti dengan edukasi yang memadai dari tenaga kesehatan. Edukasi tersebut mencakup pemilihan jenis masker yang sesuai, cara menggunakan masker dengan benar, serta langkah-langkah untuk mengurangi paparan asap.

Ia berharap koordinasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat berjalan efektif sehingga bantuan dan informasi kesehatan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kepedulian pemerintah dan kesadaran masyarakat harus berjalan bersama. Mari katong saling mengingatkan dan membantu basudara yang membutuhkan, supaya kesehatan masyarakat tetap terjaga,” tutup Anos.(ST01)