Ambon,-Suaratimurnews.com Pemerintah Kota Ambon menjadi salah satu pemerintah daerah di Maluku yang bergerak cepat memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Dusun Patahue, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yang terdampak konflik sosial.
Bantuan diserahkan di posko pengungsian Desa Taniwel, Selasa (15/9/2026), untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terpaksa meninggalkan rumah akibat konflik.
Bantuan tersebut dibawa Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wenddy Pelupessy, M.Kes, yang ditugaskan mewakili Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisutta.
Rombongan berangkat dari Pelabuhan Hunimua, Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah, menggunakan KMP Roka Tenda. Sejumlah kebutuhan pokok yang disalurkan meliputi 2 ton beras, 100 karton mi instan, 100 kilogram gula pasir, 1.000 kaleng ikan, serta 20 karton minyak goreng.
Setibanya di lokasi, rombongan Pemkot Ambon disambut Camat Taniwel Jeklin E. Niwele bersama jajaran pemerintah kecamatan di posko pengungsian.
Wenddy mengatakan, Wali Kota Ambon sebenarnya berkeinginan hadir secara langsung untuk menemui warga terdampak. Namun, karena belum dapat datang, dirinya ditugaskan untuk menyampaikan bantuan sekaligus pesan kepedulian dari Pemerintah Kota Ambon.
“Pak Wali Kota sangat prihatin dengan kondisi yang menimpa bapak dan ibu. Katong samua seng mau kondisi ini terjadi. Tetap sabar dan selalu dalam lindungan Tuhan,” ujar Wenddy menyampaikan pesan Wali Kota Ambon.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan warga selama menjalani masa pengungsian.
Pemkot Ambon berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan baik dan situasi keamanan segera kondusif agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal
Sementara itu, Camat Taniwel Jeklin E. Niwele menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kota Ambon yang datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat terdampak.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga Dusun Patahue yang saat ini masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Bantuan ini tentunya sangat membantu dan sedikit meringankan beban warga Dusun Patahue yang saat ini membutuhkan uluran kasih,” ujar Jeklin.
29 Rumah Terbakar, 142 Jiwa Mengungsi
Konflik kemanusiaan yang terjadi di Dusun Patahue beberapa waktu lalu berdampak serius terhadap warga. Sedikitnya 29 rumah dilaporkan terbakar.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 41 kepala keluarga atau 142 jiwa harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan kini mengungsi di Desa Taniwel.
Di tengah kondisi tersebut, bantuan dari Pemerintah Kota Ambon menjadi bentuk solidaritas antardaerah sekaligus dukungan kemanusiaan bagi warga Patahue yang masih menghadapi ketidakpastian.(*)

