OJK Maluku dan Pramuka Kolaborasi Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini

oleh -4 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Maluku berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar edukasi keuangan bagi anggota Pramuka Maluku. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor OJK Provinsi Maluku, Senin (31/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda, sekaligus membekali anggota Pramuka dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang bijak.

Dalam edukasi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya merencanakan dan mengelola keuangan sejak dini, mengenali produk serta layanan jasa keuangan, hingga meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan dan investasi ilegal.

Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, menekankan pentingnya membangun pemahaman keuangan sejak usia muda.

Menurutnya, literasi keuangan bukan sekadar kemampuan mengatur uang, tetapi menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam mengambil keputusan keuangan secara tepat dan bertanggung jawab.

Ia berharap anggota Pramuka dapat menjadi bagian dari generasi muda yang memiliki kecakapan hidup, mandiri secara finansial, serta mampu membedakan produk jasa keuangan yang legal dan aman dari tawaran investasi ilegal.

Kolaborasi OJK dan Kwarda Gerakan Pramuka Maluku juga dinilai strategis karena Pramuka memiliki basis anggota generasi muda yang luas dan dapat menjadi agen edukasi keuangan di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan tersebut, OJK Maluku mendorong agar pemahaman tentang pengelolaan keuangan tidak hanya berhenti di ruang edukasi, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari bersama kita wujudkan generasi emas Maluku yang mandiri, produktif, dan terhindar dari bahaya investasi ilegal,” menjadi pesan utama dalam kegiatan edukasi tersebut.

Bagi OJK Maluku, membangun literasi keuangan sejak dini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang semakin cerdas, kritis, dan terlindungi dalam menggunakan produk serta layanan sektor jasa keuangan.(ST01)