Pemkot Ambon Apresiasi POGI Maluku dan Pegadaian Percepat Penanganan Stunting

oleh -10 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Pemerintah Kota Ambon mengapresiasi sinergi Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Wilayah Maluku dan PT Pegadaian dalam mempercepat penanganan stunting melalui program Merdeka Stunting.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diwujudkan melalui intervensi gizi dan edukasi kesehatan bagi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Rumah Tiga/Poka, Kota Ambon.Jumat (21/8/2026)

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Johan Stefanus Norimarna, mengatakan penanganan stunting merupakan persoalan kompleks yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, sehingga tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah.

Menurut dia, keterlibatan POGI Maluku memberikan penguatan, khususnya melalui pendampingan klinis dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Sinergi tersebut juga dinilai memperkuat peran akademisi, tenaga kesehatan, sektor swasta, serta kader dalam memastikan upaya pencegahan stunting berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Norimarna menekankan pentingnya perhatian terhadap 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Periode tersebut menjadi fase penting dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

“Pencegahan stunting tidak boleh menunggu sampai anak lahir dan mengalami gangguan pertumbuhan. Upaya pencegahan harus dimulai sejak dalam kandungan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan ibu hamil dan keluarga agar memperhatikan kecukupan nutrisi, terutama energi dan protein.

Menurutnya, vitamin dan suplemen memang penting, tetapi makanan bergizi seimbang tetap menjadi fondasi utama pemenuhan kebutuhan gizi.Karena itu, keluarga diharapkan aktif mendukung pemenuhan makanan bergizi bagi ibu hamil sekaligus memastikan pemeriksaan kehamilan dilakukan secara rutin di fasilitas kesehatan.

Pemkot Ambon menilai kolaborasi melalui program Merdeka Stunting merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Dengan keterlibatan POGI Maluku, Pegadaian, tenaga kesehatan, kader, keluarga, serta pemangku kepentingan lainnya, pemerintah optimistis kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting semakin meningkat dan target penurunan stunting di Kota Ambon dapat dicapai secara efektif.(*)