OJK Maluku Gelar ToT dan Pengenalan Modul Ajar Literasi Keuangan untuk Guru SMP/MTs di Ambon

oleh -19 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus memperkuat upaya peningkatan literasi keuangan melalui sektor pendidikan. Kali ini, OJK menggelar Training of Trainers (ToT) dan pengenalan Modul Ajar Literasi Keuangan bagi guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat SMP dan MTs se-Kota Ambon.

Program yang berlangsung pada 30 Juni 2026 tersebut merupakan hasil sinergi OJK Provinsi Maluku dengan Pemerintah Kota Ambon dan Kementerian Agama Kota Ambon.

Sebanyak 45 guru IPS mengikuti pelatihan yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Literasi Keuangan 2026 sekaligus tindak lanjut Surat Edaran Wali Kota Ambon Nomor 400.3.1/10/SE/2026 tentang implementasi program Satu Rekening Satu Pelajar (BETA KEJAR).

Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun budaya pengelolaan keuangan yang sehat sejak usia sekolah.

“Guru merupakan ujung tombak dalam membentuk karakter dan perilaku keuangan generasi muda. Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru menjadi Duta Literasi Keuangan yang mampu menyampaikan edukasi secara terstruktur sekaligus membangun kesadaran siswa dalam mengelola keuangan secara bijak,” ujar Haramain Pada Sabtu 30/6/2026.

Selain meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, OJK juga mendorong para peserta menjadi agen edukasi bagi masyarakat dalam menghadapi maraknya aktivitas keuangan ilegal dan berbagai modus penipuan di sektor jasa keuangan.

Menurut Haramain, guru memiliki posisi yang efektif untuk menyebarluaskan informasi mengenai investasi legal, layanan keuangan yang aman, hingga pentingnya kewaspadaan terhadap praktik pinjaman maupun investasi ilegal.

“Kami mengajak para guru menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi masyarakat agar cerdas mengelola keuangan, berani menolak aktivitas keuangan ilegal, serta ikut memperkuat perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan keuangan,” katanya.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan materi literasi keuangan sekaligus kemampuan mengimplementasikan Modul Ajar Literasi Keuangan dalam proses belajar mengajar di sekolah.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Ambon telah meluncurkan Modul Ajar Literasi Keuangan untuk mata pelajaran IPS tingkat SMP/MTs pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026.

Dalam pelaksanaannya, OJK menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi dan industri jasa keuangan, mulai dari Dinas Pendidikan Kota Ambon, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Ambon, hingga pelaku usaha jasa keuangan seperti Bank Maluku dan Maluku Utara, Bank Syariah Indonesia, Bursa Efek Indonesia Perwakilan Maluku, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku, Pegadaian Cabang Ambon, serta Adira Finance Cabang Ambon.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, OJK berharap penguatan literasi keuangan di lingkungan sekolah mampu menciptakan generasi muda yang lebih cakap mengelola keuangan, sekaligus meningkatkan tingkat inklusi keuangan di Maluku secara berkelanjutan.(*)