Ambon,-Suaratimurnews.com Langkah cepat Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku dalam mendorong pembangunan infrastruktur sumber daya air kembali mendapat apresiasi dari kalangan pemuda.
Salah satunya datang dari Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Maluku yang menilai BWS Maluku telah menunjukkan kerja nyata melalui pembangunan Irigasi Way Dava di Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru.
Ketua Wilayah Pemuda LIRA Maluku, Salim Rumakefing, mengatakan pembangunan Irigasi Way Dava merupakan bukti komitmen BWS Maluku dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Beta sangat mengapresiasi kerja nyata BWS Maluku, khususnya dalam pembangunan irigasi. Salah satunya Irigasi Way Dava di Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, yang telah memberikan harapan baru bagi masyarakat dan petani setempat,” kata Salim dalam keterangannya, Kamis.25/6) 2026
Menurutnya, BWS Maluku telah menyelesaikan pekerjaan Irigasi Way Dava pada Tahun Anggaran 2025. Proyek tersebut merupakan usulan Pemerintah Kabupaten Buru yang masuk dalam program percepatan pembangunan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025.
Ia menjelaskan, pada tahap kedua pembangunan dilakukan jaringan irigasi sepanjang 1,508 kilometer, sementara tahap ketiga mencakup pembangunan jaringan sepanjang 2,314 kilometer. Seluruh jaringan tersebut juga telah melalui proses uji pengaliran.
“Jaringan irigasi yang dibangun sudah diuji pengalirannya. Ini menunjukkan keseriusan BWS Maluku dalam memastikan infrastruktur yang dibangun benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Salim menambahkan, saluran irigasi tersebut terhubung dengan intake melalui saluran sepanjang sekitar 500 meter yang sebelumnya dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Buru pada 2015. Namun, saluran tersebut belum berfungsi optimal sehingga air tidak dapat mengalir ke area pertanian.
Dengan adanya penyelesaian pekerjaan oleh BWS Maluku, ia berharap manfaat irigasi dapat segera dirasakan petani dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Buru.
Karena itu, Salim mengajak seluruh organisasi kepemudaan (OKP) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Maluku untuk mendukung program-program pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Sebagai pemuda, kita harus mendorong agar BWS Maluku terus melakukan terobosan dan kerja-kerja nyata untuk melayani pembangunan di Maluku. Saya mengajak kawan-kawan OKP dan LSM se-Maluku untuk bersama-sama mendukung pelayanan pembangunan yang nyata bagi masyarakat,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan kritik terhadap pembangunan tetap penting sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial. Namun kritik tersebut harus disampaikan secara objektif dan berbasis data.
“Perbedaan pendapat itu biasa, terutama dalam mengkritisi arah pembangunan. Tetapi semua harus berbasis data dan fakta sehingga dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi kemajuan daerah,” tutupnya.(ST01)

