323 Wisudawan UKIM Resmi Dikukuhkan, Rektor: Wisuda Adalah Awal Pengabdian kepada Masyarakat

oleh -2 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Sebanyak 323 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), yang berlangsung di Gedung Kristiani Center Talake Ambon Senin (15/6/2026).

Rektor UKIM, Dr. Steve G. C. Gaspersz, M.Si., M.A., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Wisuda hari ini tidak hanya menandai selesainya pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk menghadirkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, gereja, dan bangsa,” kata Gaspersz dalam sambutannya.

Dari total 323 lulusan yang diwisuda, sebanyak 99 orang berhasil menyelesaikan studi tepat waktu. Para wisudawan berasal dari berbagai program studi pada jenjang diploma, sarjana, dan pascasarjana.

Rektor menjelaskan, UKIM tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah lulusan, tetapi juga pada kualitas akademik dan penguatan tata kelola pendidikan. Hal itu dilakukan melalui optimalisasi sistem pembimbingan, monitoring masa studi mahasiswa, serta penguatan budaya mutu di lingkungan kampus.

Pada kesempatan tersebut, UKIM juga memberikan apresiasi kepada lulusan berprestasi. Predikat lulusan terbaik diraih oleh mahasiswa Program Studi Hukum dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98, sementara capaian IPK sempurna 4,00 diraih mahasiswa Program Studi Teologi serta Program Studi Agama dan Kebangsaan.

Selain capaian lulusan, UKIM mencatat sejumlah prestasi akademik sepanjang tahun 2026. Program Studi Manajemen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis berhasil meraih akreditasi Unggul, disusul Program Studi Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang juga memperoleh predikat serupa.

“Akreditasi unggul menunjukkan bahwa UKIM mampu bersaing dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi nasional dan menjadi bukti bahwa perguruan tinggi swasta di Maluku dapat berdiri sejajar dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia,” ujar Gaspersz.

Di bidang kemahasiswaan, UKIM aktif berpartisipasi dalam berbagai program nasional. Tercatat 117 mahasiswa mengikuti sejumlah kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, mulai dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), hingga Pemilihan Mahasiswa Berprestasi.

Pada sektor penelitian, UKIM memperoleh pendanaan untuk 18 proposal riset nasional dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp1,24 miliar.

Sementara kegiatan pengabdian kepada masyarakat terus diperkuat melalui berbagai program pemberdayaan desa, masyarakat pesisir, dan pengembangan produk unggulan daerah.

Menurut Gaspersz, seluruh capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen UKIM untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, bertanggung jawab, dan terpercaya.
Kepada para wisudawan, ia berpesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diterjemahkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.

“Dunia kerja dan masyarakat tidak hanya membutuhkan orang pintar, tetapi juga pribadi yang jujur, berkarakter, mampu bekerja sama, dan memiliki kepedulian sosial. Semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk memberi terang bagi sesama,” ujarnya.

Ia menutup sambutannya dengan mengajak seluruh lulusan UKIM untuk menjadi agen perubahan yang membawa damai, memperkuat persatuan, serta menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Maluku dan Indonesia.

“Mulai hari ini status saudara sebagai mahasiswa telah berakhir. Namun perjalanan untuk belajar, berkarya, dan mengabdi baru saja dimulai,” tutup Gaspersz.(ST01)