Posko Lebaran Bandara Internasional Pattimura Ditutup, Trafik Penerbangan Lampaui Target

oleh -54 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com PT Angkasa Pura Indonesia resmi menutup Posko Monitoring Angkutan Udara Lebaran 1447 Hijriah/2026 di Bandara Internasional Pattimura, Senin (30/3/2026).

Penutupan ditandai dengan apel yang berlangsung khidmat di hall keberangkatan terminal penumpang, sekaligus mengakhiri masa operasional posko yang berjalan selama 18 hari sejak 13 Maret 2026.

Selama periode tersebut, posko terpadu dinilai berhasil memastikan kelancaran arus mudik dan balik di wilayah Maluku. Bahkan, capaian operasional tahun ini melampaui proyeksi awal yang telah ditetapkan.

Manajemen mencatat pergerakan pesawat mencapai 536 penerbangan atau meningkat 26,1 persen dibandingkan periode sebelumnya sebanyak 425 pergerakan. Angka ini juga melampaui target awal yang diproyeksikan sebanyak 444 pergerakan.

Sementara itu, jumlah penumpang tercatat 53.748 orang atau tumbuh 20,3 persen dibandingkan tahun 2025 sebanyak 44.664 orang. Realisasi tersebut juga melebihi target awal sebesar 48.481 penumpang. Adapun pergerakan kargo mencapai 481,5 ton atau naik 7,1 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 449 ton.

Puncak arus mudik terjadi lebih awal dari perkiraan, yakni pada 15 Maret 2026 dengan jumlah 3.687 penumpang. Sedangkan puncak arus balik berlangsung pada 29 Maret 2026 dengan 3.592 penumpang.

General Manager Bandara Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, yang memimpin apel penutupan, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil konsistensi dalam penerapan aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, dan kepatuhan.

“Kami tidak hanya fokus pada kelancaran operasional, tetapi juga memastikan pengalaman pengguna jasa tetap optimal melalui pendekatan customer-centric. Peran frontliner menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang ramah dan berkesan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan trafik yang cukup tinggi dapat dikelola dengan baik tanpa menimbulkan penumpukan berarti di area terminal.

Keberhasilan tersebut, lanjut Johan, tidak terlepas dari sinergi lintas instansi yang terlibat, mulai dari otoritas bandara, TNI/Polri, hingga berbagai instansi pendukung lainnya.

Dengan berakhirnya masa tugas posko, PT Angkasa Pura Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga standar pelayanan dan memperkuat kolaborasi guna mendukung kemajuan transportasi udara di Maluku.(*)