Ambon,-Suaratimurnews.com Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, menyoroti pelaksanaan program mudik gratis angkutan laut tahun 2026 yang dinilai belum menjangkau seluruh daerah di Maluku, khususnya wilayah kepulauan.
Menurut Anos, program mudik gratis tahun ini menyediakan sekitar 14.000 kuota penumpang yang dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan bersama sejumlah mitra, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), PT Pelayaran Nasional Indonesia, serta pihak terkait lainnya.
Ia menjelaskan, program tersebut merujuk pada Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor KP DJPL 106 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran.
Meski demikian, Anos menilai masih ada sejumlah daerah yang belum terakomodasi dalam kebijakan tersebut.
“Dari seluruh kabupaten/kota yang terakomodasi dalam keputusan ini, masih ada empat daerah yang belum masuk, yakni Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Aru, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” kata Anos dalam rapat gabungan Komisi II dan Komisi III bersama mitra komisi menjelang Idulfitri di ruang rapat paripurna DPRD Maluku, Kamis (5/3/2026).
Ia menyebutkan, persoalan tersebut sebenarnya sudah menjadi catatan sejak tahun lalu karena banyak keluhan masyarakat menjelang Idulfitri terkait keterbatasan akses program mudik gratis di wilayah-wilayah tersebut.
Karena itu, Komisi II DPRD Maluku meminta Dinas Perhubungan mempertimbangkan deviasi atau pengalihan rute sejumlah kapal untuk melayani daerah yang belum terakomodasi.
Anos menyebut sejumlah kapal perintis yang masih dapat dimanfaatkan, di antaranya KM Sabuk Nusantara 47, KM Sabuk Nusantara 67, KM Sabuk Nusantara 39, dan KM Sabuk Nusantara 34.
Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi solusi agar masyarakat di wilayah kepulauan juga memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati program mudik gratis.
“Kalau memang anggarannya belum tersedia dalam APBD murni, kami minta bisa ditampung dalam perubahan APBD. Dengan begitu saudara-saudara kita di Tual, Maluku Tenggara, Aru, dan Tanimbar juga bisa menikmati program mudik gratis,” ujarnya.
Anos menegaskan bahwa pemerataan akses transportasi laut menjelang Idulfitri penting untuk memastikan keadilan layanan bagi masyarakat di seluruh wilayah Maluku.(ST01)

