Ketua DPRD Maluku: Buka Puasa Bersama Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi

oleh -15 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun, bersama pimpinan dan anggota DPRD menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan Sekretariat DPRD Maluku di Kantor DPRD Maluku, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi untuk mempererat kebersamaan di lingkungan lembaga legislatif.

Dalam sambutannya, Benhur mengatakan bulan suci Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ia menekankan bahwa nilai ibadah tidak hanya dimaknai secara ritual oleh umat Muslim, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh umat beragama untuk memperkuat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial.

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota dewan, saya mengajak kita semua untuk menjaga dan meningkatkan iman serta mempererat tali silaturahmi, baik di lingkungan DPRD maupun bersama Ibu Sekwan dan seluruh staf,” kata Benhur.

Ia menambahkan, suasana kerja yang harmonis menjadi modal penting dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab lembaga, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada 19 atau 20 Maret 2026.

Benhur berharap kegiatan buka puasa bersama itu dapat semakin memperkuat persaudaraan di lingkungan DPRD Maluku serta menjadi penyemangat bagi umat Muslim, khususnya keluarga besar DPRD Maluku, untuk menuntaskan ibadah puasa hingga akhir Ramadan.

Sementara itu, Ustad Husein Al Mukorom dalam tausiahnya menegaskan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan yang menghadirkan kebaikan, tidak hanya bagi umat Islam tetapi juga bagi seluruh umat manusia.

Menurut dia, bulan puasa menjadi momentum bagi orang-orang beriman untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat ketakwaan, serta memperbanyak amal kebajikan.

Ia mengutip panggilan dalam Al-Qur’an, “Wahai orang-orang yang beriman”, sebagai seruan agar umat Islam menjalankan perintah Tuhan dengan sungguh-sungguh dan penuh kesadaran.

“Ramadan ini luar biasa. Di bulan ini, Allah memanggil orang-orang beriman untuk melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya,” ujarnya.

Husein menyampaikan bahwa pesan penting yang harus dijaga setiap Muslim adalah kedamaian. Nikmat kedamaian, kata dia, sering kali baru terasa ketika telah hilang. Tanpa kedamaian, aktivitas sehari-hari seperti bekerja, bersekolah, beribadah, hingga beristirahat menjadi sulit dilakukan.

“Kalau tidak ada kedamaian, semuanya susah. Cari nafkah susah, ibadah susah, tidur pun tidak tenang. Karena itu, ketika Allah sudah menitipkan kedamaian kepada kita, wajib hukumnya untuk menjaganya,” kata dia.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan tidak mudah terpancing isu atau kabar yang belum tentu benar. Umat Islam, menurutnya, tidak boleh gemar menyebarkan cerita yang dapat memicu kesalahpahaman dan perpecahan.

“Jangan lebih suka mencari cerita daripada mencari kebenaran. Kadang-kadang persoalan kecil bisa menjadi besar karena ucapan yang tidak dijaga,” ujarnya.

Melalui tausiah tersebut, Husein mengajak seluruh pimpinan dan anggota dewan maupun pegawai Sekretariat DPRD Maluku menjadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat persaudaraan, memperbanyak amal, serta menjaga keharmonisan, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun di tengah masyarakat luas.

Pada kesempatan itu, pimpinan DPRD Maluku juga menyerahkan bantuan tali asih kepada puluhan anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadan.