Wali Kota Ambon Jelaskan Penyebab Kasus Kriminal Tak Terekam CCTV

oleh -41 Dilihat

Ambon–Suaratimurnews.com Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, memberikan penjelasan terkait insiden kriminal yang terjadi di pusat kota. Ia mengatakan peristiwa tersebut tidak terekam kamera pengawas karena lokasi kejadian berada di luar jangkauan CCTV milik Pemerintah Kota Ambon.

Menurut Wattimena, sejumlah kamera telah terpasang di sekitar kawasan Jalan A.Y. Patty dan PHB. Namun, titik terjadinya tindakan kriminal berada di area yang tidak tercakup dalam radius pemantauan. Selain itu, sebagian wilayah tempat insiden terjadi merupakan kawasan militer, sehingga pemerintah daerah tidak dapat memasang CCTV di lokasi tersebut.

“Keterbatasan anggaran membuat pemasangan CCTV dilakukan bertahap. Tapi upaya memperluas jangkauan pengawasan tetap kami lakukan,” ujar Wattimena di Gedung DPRD Maluku, Jumat (21/11/2025).

Wattimena menilai, keamanan kota tidak sepenuhnya ditentukan oleh jumlah kamera pengawas. Faktor perilaku masyarakat, kata dia, ikut berpengaruh besar terhadap dinamika keamanan di ruang publik.

“Ini soal perilaku. Anak-anak jangan dibiarkan berkeliaran di malam hari. Tidak semua hal bisa dibebankan kepada pemerintah. Kemandirian masyarakat juga penting,” katanya.

Ia menambahkan, tindak kriminal tidak hanya terjadi di pusat kota, namun juga di desa. Karena itu, ia meminta agar setiap insiden tidak selalu dikaitkan dengan kesiapan pemerintah dalam menyediakan fasilitas pengawasan.

Terkait pengungkapan kasus, Wattimena mengingatkan masyarakat untuk tidak melindungi pelaku. Ia menyebut kecenderungan sebagian warga menutupi identitas pelaku justru menghambat proses hukum.

“Kalau kita kooperatif dan bekerja sama dengan aparat, saya yakin pelakunya bisa segera ditemukan,” ujarnya.

Wattimena menyampaikan keyakinannya bahwa kepolisian akan mengungkap kasus tersebut dalam waktu dekat.(ST01)