Wayame Hydro Bae, Inovasi Sosial Pertamina Dorong Ekonomi Warga Wayame Lewat Air Bersih dan UMKM

oleh -215 Dilihat

Ambon —Suaratimurnews.com Desa Wayame di Teluk Ambon, Provinsi Maluku, tak lagi hanya dikenal karena keindahan alamnya. Kini, desa itu menjadi contoh pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi sosial berkelanjutan berkat Wayame Hydro Bae, program CSR yang diinisiasi Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Integrated Terminal (IT) Wayame.

Program yang mengandalkan teknologi Pompa Ramah Lingkungan (Porling) ini tak hanya memecahkan persoalan klasik soal krisis air bersih, namun juga menjelma menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi UMKM minyak atsiri dan petani hortikultura di kawasan perbukitan.

“Melalui Wayame Hydro Bae, kami ingin menghadirkan solusi nyata dan berkelanjutan. Akses air bersih adalah awal, namun ujungnya adalah penguatan ekonomi warga,” kata Ispiani Abbas, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, dalam keterangannya, Senin (14/7).

Teknologi Porling menjadi tulang punggung program. Dengan memanfaatkan energi terbarukan tanpa listrik, air dapat disalurkan ke wilayah perbukitan, memotong waktu tempuh warga yang sebelumnya harus berjalan kaki dua jam untuk mengambil air.

“Desa Wayame ini punya potensi alam luar biasa, tapi air bersih masih jadi kendala. Dengan Porling, kami membuka akses yang selama ini terhambat, sehingga pertanian dan UMKM bisa tumbuh,” ujar Ispiani.

Dampaknya terasa nyata. Produksi UMKM minyak atsiri yang sempat stagnan kini melonjak, bahkan telah mengantongi sertifikasi halal dari MUI dan tengah berproses menuju izin BPOM. Produk mereka mulai masuk ke pasar modern, berkat pendampingan intensif dari Pertamina.

Di sektor pertanian, hasil panen tomat meningkat tajam dari 2,5 ton di 2021 menjadi 9,5 ton pada 2024. Pendapatan petani melonjak dari Rp5 juta menjadi Rp29 juta per bulan. Peningkatan ini disebut sebagai transformasi yang lahir dari partisipasi aktif masyarakat.

“Program ini berjalan bukan karena top-down. Kami melibatkan petani, lansia, perempuan, hingga kelompok rentan sejak tahap perencanaan. Ini tentang maju bersama,” ucapnya.

Atas inovasi tersebut, Wayame Hydro Bae diganjar penghargaan Gold dalam kategori Economic Empowerment di ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2025. Program ini dinilai sejalan dengan SDGs poin 6 (akses air bersih) dan poin 8 (pertumbuhan ekonomi inklusif).

Capaian ini mempertegas komitmen Pertamina Patra Niaga dalam melaksanakan program CSR dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang bukan sekadar simbolik, melainkan berakar pada kebutuhan riil masyarakat dan berdampak jangka panjang.(*)