Ambon Gubernur Maluku Irjen.Pol.Punr(Drs.) Murad Ismail, akhirnya membuka secara resmi acara Grand Opening Gedung Baru Pasar Mardika Ambon yang ditandai dengan Hand Scanning dan Pengguntingan Pita, pada Kamis (18/4/2024).
Gedung baru pasar mardika ini dibangun pada 30 Desember 2021 dan rampung pada Pembangunan 22 Juli 2023, dengan konstruksi 4 lantai yang menggunakan Anggaran Kementerian Umum Dan Perumahan Rakyat sebesar Rp. 134.863.524.850,-, dan dapat menampung 1.700 pedagang.
Dalam sambutannya Gubernur atas nama Pemerintah Daerah, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat melalui Balai Sarana Prasarana Wilayah Maluku, yang telah mendukung pembangunan Gedung Pasar Mardika Baru ini.
Dirinya pada kesempatan itu juga menegaskan kepada pengelola, para pedagang dan masyarakat yang berkunjung di pasar ini, agar tetap menjaga kebersihan agar kondisi aman dan nyaman.
“Jadikanlah Pasar ini sebagai ikon pasar di Maluku karena termasuk pasar dengan kategori berstandar nasional di Indonesia.” Ujar Gubernur.
Ia berharap setelah beroperasinya gedung baru pasar mardika, ini tidak ada lagi kelompok-kelompok atau orang tertentu yang mencari keuntungan sendiri di pasar dengan cara melakukan pungutan liar, yang memberatkan para pedagang sehingga berdampak pada naiknya harga barang kebutuhan pokok yang semestinya tidak perlu terjadi.
Sementara itu Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku Reza Rizka Pratama mewakili Direktur Prasarana Strategis Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Ir Essy Asiah,MT Menjelaskan acara Grand Opening Pasar Mardika dibangun pada tahun 1988 di atas penimbunan tanah reklamasi yang
dilaksanakan tahun 1986-1987. Rekonstruksi pernah dilakukan pasca kerusuhan 1999 oleh Pemerintah Kota Ambon di tahun 2005.
Dalam perjalanan waktu setelah mengalami penurunan fungsi bangunan maka Pemerintah Daerah Kota Ambon maupun Pemerintah Provinsi Maluku mengusulkan pembongkaran pasar lama dan pembangunan pasar baru yang dapat menampung pedagang yang menumpuk di luar bangunan.
Pada akhirnya Pembangunan Pasar Mardika diperkuat melalui terbitnya Perpres No. 18 Tahun 2020 dengan pengusulan dari Kementerian Dalam Negeri. Penandatanganan kontrak Pekerjaan Pembangunan Pasar Mardika pun dilakukan pada tanggal 30 Desember 2021 oleh BPPW Maluku bersama PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung (Persero) Tbk. sebagai kontraktor pelaksana, dan telah selesai 1004 pada 22 Juni 2023, dengan masa pelaksanaan 540 hari kalender.
Pasar yang terletak di Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini, dibangun dengan menggunakan total pagu anggaran sebesar Rp134.963.524.850. Pasar ini memiliki luas lahan total 8196 M 2 dan total luas bangunan seba 20..171 07 M2 yang dapat menampung kurang lebih 1895 pedagang.
Ruang lingkup pembangunan pasar ini telah mencakup arsitektur dan interior struktur tahan gempa, fasilitas MEP terstandar dengan sistem penanganan bahaya kebakaran, pengelolaan limbah serta persyaratan bangunan gedung lainnya.
ini telah mencakup Dung jeda terdiri gari 4 | ngolahan limbah, serta persyaratan bag dengan sistem penanganan panaya & ant ai bangunan dengan masing Masing kgunan gedung lamnya.
Pasar Mardika terdiri dari 4 lantai bangunan dengan masing masing lantai bangunan terdiri atas lantai 1 (89 meja los pedagang ikan & daging ,197 meja los pedagang sayur di buah dan bumbu, Lantai 2 dengan total 52 pedagang makanan siap saji dan 389 meja los pedagang sayur, buah dan bumbu.
Pada lantai 3 khusus untuk pedagang pakaian dan sembako dengan total 394 kios, serta lantai 4 dilengkapi dengan 151 kios untuk pedagang pakaian dan sembako 354 ruang pujasera open space, serta 74 untuk pedagang elektronik open space.
Selain itu bangunan ini telah dilengkapi dengan 4 toilet laki-laki dan perempuan, 1 toilet difabel dan 1 musholla di setiap lantai.
Sejumlah fasilitas yang ada, Pasar Mardika nantinya akan menjadi Pasar Rakyat Modem modem terbesar di kota Ambon yang bisa menjadi icon baru kota Ambon dan harapan kami dapat bermanfaat bagi warga serta dapat meningkatkan perekonomian di provinsi Maluku.
Kami berharap kepada pemerintah daerah baik itu Pemprov Maluku maupun kota Ambon dapat terus menjaga kesinambungan dan berkelanjutan pasar ini, melalui pelaksanaan operasi dan pemeliharaan yang berkelanjutan.”ungkapnya.
Turut hadir mendampingi Gubernur yakni, Forkopimda Provinsi Maluku, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, Pimpinan Komisi 3 DPRD Provinsi Maluku, Bupati/Walikota, Ketua DPRD Kota Ambon, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku, Kementerian Perdagangan Dalam Negeri, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Pimpinan Lembaga Vertikal Provinsi Maluku, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Rektor Perguruan Tinggi, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Maluku dan Pengurus TP-PKK Provinis Maluku.
Kegiatan dilanjutkan dengan Peninjauan ke lokasi-lokasi Kios oleh Gubernur dan rombongan. (*)

