Watubun Akui Banyak Terima Keluhan Masyarakat Saat Reses

oleh -512 Dilihat

Ambon, -Suaratimurnewscom: Beberapa waktu lalu, Benhur George Watubun telah melaksanakan Reses di Dapil VI yang meliputi Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Kota Tual dan Kabupaten Aru.jadwal reses yang ditetapkan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Maluku di lakukan selama 12 hari sejak tanggal 3-14 September tahun 2022.

“Ada banyak harapan dan perhatian dari masyarakat yang kami jumpai untuk menyampaikan aspirsasi,” Ujar Politisi PDI-P Maluku kepada media lewat rilis jumat (7/10/2022) di Ambon.

Menurutnya secara garis besar harapan-harapan itu telah dirampungkan dalam bentuk poin-poin aspirasi yang nantinya akan diteruskan untuk diperjuangkan dalam pertemuan dengan mitra, rapat Banggar, bahkan dalam pembahasan APBD tahun 2023 nanti.

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Maluku menjelaskan, adapaun harapan-harapan dari masyarakat yang di wakilinya antara lain, permintaan masyarakat untuk pembanguan Talud Penahan Kali di Ohoi Tuburngil Kei Besar Utara Timur Maluku Tenggara.

Selain itu permintaan Kepala Ohoi dan masyarakat untuk Air bersih di Ohoi Haar Ohoimel, Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Maluku Tenggara yaitu sumur bor sebanyak 6 titik, dan permintaan Air Bersih di Ohoi Letman Kei Kecil Maluku Tenggara..

Adapun permintaan lainnya yaitu Talud Pemecah Ombak di Ohoi Laar, Kei Besar Utara Barat karena musim Barat, Gelombang Tinggi dapat merusak Talud Pantai dan rumah warga, Talud Pantai di Ohoi Ngurwul Kei Besar Utara Barat Maluku Tenggara, Air Bersih di Gomo-Gomo Aru Tengah Selatan yang jaraknya kurang lebih 5 km, serta Pembangunan Air Bersih di Meror ibukota Kecamatan Aru Selatan Timur sekitar 3 km.

Untuk daerah Kepulauan Aru menurut Watubun, ada juga permintaan Jalan Provinsi yang dibangun menuju ke Batu Goyang, Jerol yang selama ini sudah dikerjakan belum diaspal, Jalan Provinsi dari Tenaga Kerja disamping Bandara Rargwamar menuju ke Desa Durjela yang sudah rusak berat tidak ada pemeliharaan selama ini.

Aspirasi terkait masalah listrik di Pulau-pulau sepeti di Tayando, Kur, kemudian di Benjina dan lain-lain. Masalah PLN juga belum sepenunya teratasi dan itu manjadi parhatian.

Untuk keagamaan, ada permintaan untuk dukungan bantuan bantuan sarana prasarana Masjid, Gereja Katolik dan Gereja Protestan, untuk kegiatan pemuda dan lainnya sesuai dengan aspirasi mereka

Selain itu juga , kata Watubun, sebagai Anggota DPRD yang konsen atau menaruh perhatian khusus dalam perjuangan penyelesaian Jembatan Dian Pulau -Tetoat yang mangkrak beberapa sejak tahun 2014 lalu, dimana melaui APBD 2022 ini telah dikerjakan.

,”Prosesnya sementara berjalan, kami minta masyarakat disekitar untuk ikut mengawasinya sehingga selesai tepat pada waktu dan diresmikan oleh Bapa Gubernur Maluku, ujarnya sambil menambahkan, saat ketemu Mandornya, beliau mengatakan bahwa diperkirakan bulan desember 2022 ini sudah bisa dimanfaatkan.” ujar Watubun.

Sebagai wakil Rakyat yang dipilih dari Dapil VI dirinya selalu saling berkoordinasi dengan sesama rekan-rekan sehingga memudahkan dalam proses kolaborasi dan sinkronisasi untuk mewujudkan harapan masyarakat di Kabupaten Aru, Maluku Tenggara dan Kota Tual, Pungkas Watubun.(*)