Ambon,-Suaratimurnews.com Perumda Panca Karya minta dukungan pemerintah Provinsi Maluku melalui bantuan penyertaan modal dalam mengembangkan rencana bisnis (Renbis) kedepan sesuai perencanaan potensi sumber daya alam.. Ujar Dirut Perumda Panca Karya Rusdi Ambon kepada wartawan di kantor tersebut Senin 29/8/2022.
Menurut dia dalam rangka meningkatkan PAD sesuai terobosan inovasi terkendala dua hal yakni belum perna dilalokasi anggaran penyertaan modal untuk operasional. Dalam rangka meningkatkan PAD dengan terobosan inovasi kita lakukan dengan sangat hati-hati.
“Pengalaman yang kami alami saat Dirut lama buat kerjasama dengan pihak ketiga dalam rangka bagi hasil, tetapi tidak perna berhasil, makanya menjadi pailit dan menjadi temuan sehingga kita harus selesaikan hal ini di pengadilan negeri ini.”ujarnya.
Dengan pengalaman tersebut kami sangat hati-hati, bagusnya setelah punya modal ini ketika saya masuk sudah mulai dibenahi dengan semua tanggung jawab harus selesaikan hutang-hutang sehingga perusahaan bisa berjalan.
Dia mengaku kita akan buat semua rencana kedepannya seperti apa itu dipelajari oleh Bappeda baru ditindaklanjuti.selama ini pihaknya masih jalan dengan yang lama untuk ketahuan kita bersama PAD 2014, 2016.
Pada tahun 2019.setelah saya masuk hutang sebesar Rp 1.588.379.544 ini sudah diselesikan oleh kami dan merupakan tunggakan lama. Persoalan ini harus diselesaikan dulu supaya bisa dapat pentertaan modal.
Selain itu pada tahun 2020 terkait PAD ini , saat Covid 19,usaha transportasi untuk surat ijin berlayar dicabut akhirnya pendapatanya setelah diaudit oleh konsultan publik tidak ada keuntungan.
Selanjuitnya pada tahun 2021 keuntungan cukup besar sumbernya antara lain Pelayaran dan HPH.semestinya total PAD yang harus kita setor adalah Rp 2.980.420.470 ini merupakan keuntungan.
Jadi rumusnya 55 persen Rp 1,639.231.258. kita sudah setor di tahun 2021 sebesar 225 Juta dalam bentuk retribusi masih sisa Rp 1.414.231.258. ini yang akan disetor setelah hasil audit ini dilaporkan ke pemerintah provinsi Maluku oleh KPN,untuk penyetoran sebesar 1,4 setelah Sknya sampai ke perusahaan kita akan tindak lanjut.”ungkapnya.
Sementara itu Menager Personalia Fenty Persulessy menyebutkan progres yang telah dilakukan oleh Pak Rusdi Ambon terkait pelunasan hutang dengan beroperasinya kapal BN Nusantara 02 dipercayakan untuk dikelola oleh perunda Panca Karya
Adapun capaian kinerja yang selama ini dilakukan oleh Dirut Perumda Panca Karya dengan komitmen menyelesaikan pelunasan utang-utang perusahaan dan sesuatu yang baru kita akan menempati kantor baru. Begitu juga sarana infrastruktur yang sedang dibenahi.
ditambahkan dibawah kepemimpinan pak Dirut dan ketua dewan pengawas kami telah lakukan perbaikan pada beberapa suprastruktur antara lain telah dirancang beberapa SOP Perunda Panca Karya yang akan menjadi pagar ke depan untuk kita beroperasional yang selama ini belum dibuat dan kita bekerja sama dengan BPKP sebagai pendampingan untuk pembuatan sop perusahaan.”ucapnya.(ST01)

