Wali Kota Ambon Tegaskan Komitmen Penyediaan TPU Muslim, Siap Ringankan Biaya Lahan

oleh -66 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan Tempat Pemakaman Umum (TPU), meski dihadapkan pada keterbatasan lahan dan anggaran.

Penegasan itu disampaikan dalam rapat pembahasan lahan TPU Muslim di Kota Ambon yang digelar di ruang Komisi I DPRD Maluku, Senin (1/4/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua MUI Maluku Abdullah Latuapo, Sekretaris Daerah Maluku, Kepala Biro Hukum Setda Maluku Dadali Ie, Kepala Biro Pemerintahan Setda Maluku, Sekretaris Kota Ambon, serta Kepala Bagian Umum Kota Ambon.

Wattimena menyampaikan bahwa ketersediaan lahan di Kota Ambon semakin terbatas dari waktu ke waktu, sehingga menyulitkan pemerintah dalam menyiapkan fasilitas publik, termasuk TPU.

“Ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, termasuk penyediaan TPU. Namun, kita akui keterbatasan anggaran dan lahan menjadi tantangan utama,” ujarnya.

Ia menilai langkah Pemerintah Provinsi Maluku dalam menyiapkan lahan TPU merupakan upaya yang patut diapresiasi. Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, siap mendukung penuh melalui koordinasi bersama pemerintah provinsi.

Menurut Wattimena, TPU di Kota Ambon tidak hanya digunakan oleh warga kota, tetapi juga masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Maluku, sehingga penanganannya perlu dilakukan secara bersama.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkot Ambon telah memberikan keringanan biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) hingga nol persen untuk pengadaan lahan TPU.

“Biasanya biaya balik nama tanah itu cukup besar, tapi karena ini untuk kepentingan publik, kami gratiskan BPHTB-nya. Ini bentuk dukungan kami,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Ambon juga siap membantu menanggung sisa pembayaran lahan apabila masih terdapat kekurangan, agar proses penyediaan TPU dapat segera terealisasi dan dimanfaatkan, khususnya bagi umat Muslim di Ambon.

Wattimena berharap, dengan sinergi antara pemerintah kota dan provinsi, persoalan keterbatasan lahan TPU dapat segera teratasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.(ST01)