Stok BBM Terjamin, DPRD Maluku Tegaskan Tidak Ada Kelangkaan

oleh -49 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com DPRD Maluku memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Ambon dalam kondisi aman dan tidak mengalami kelangkaan.

Penegasan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Maluku bersama Pertamina Patra Niaga Regional VIII yang berlangsung di Rumah Rakyat Karang Panjang, Ambon, Rabu (1/4/2026).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II, Irawadi, menghadirkan perwakilan Pertamina untuk membahas penyediaan, pendistribusian, hingga penentuan harga BBM di wilayah Maluku.

Dalam rapat tersebut, Humas Pertamina Patra Niaga Regional VIII, Istiani Abas, menegaskan bahwa stok BBM mencukupi dan tidak ada kenaikan harga per 1 April 2026. Ia menyebutkan, antrean panjang yang sempat terjadi di sejumlah SPBU lebih disebabkan oleh panic buying masyarakat.

“Tidak ada kelangkaan. Stok BBM aman dan distribusi berjalan normal. Kami ditugaskan menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, isu-isu yang beredar di media sosial turut memicu kekhawatiran warga sehingga terjadi pembelian berlebih. Namun saat ini, kondisi di lapangan telah kembali normal dan antrean di SPBU sudah tidak lagi terjadi.

Ia juga memastikan bahwa pasokan BBM untuk Ambon disuplai dari Integrated Terminal Wayame, yang menopang distribusi hingga wilayah Papua dan Maluku. Dengan ketersediaan stok untuk sekitar 20 hari ke depan dan distribusi yang terus berlanjut, masyarakat diminta tidak perlu khawatir.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM secara wajar sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Maluku, Irawadi, menegaskan bahwa seluruh jenis BBM, baik pertalite, pertamax, dexlite, biosolar hingga minyak tanah, dalam kondisi aman.

Ia menjelaskan, antrean yang sempat terjadi dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas masyarakat serta isu kenaikan harga yang tidak benar.

“Kami minta masyarakat tidak perlu panik. Semua jenis BBM tersedia dan dalam kondisi aman,” tegasnya.

DPRD Maluku berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya serta bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif di tengah ketersediaan BBM yang terjamin.(ST01)