Ambon, -Suaratimurnews.com Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Maluku bersama perbankan memperkuat layanan penukaran uang Rupiah guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Penguatan layanan tersebut dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang berlangsung mulai 23 Februari hingga 15 Maret 2026 di berbagai wilayah Maluku.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Wahyu Indra Sukma, mengatakan BI berkomitmen menjaga kelancaran sistem pembayaran, baik tunai maupun non-tunai, di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Kami memastikan ketersediaan uang layak edar dalam jumlah memadai serta distribusi yang merata agar masyarakat dapat bertransaksi dengan nyaman dan lancar,” ujar Wahyu saat membuka SERAMBI 2026 di Gedung Lama BI Maluku, Senin (23/2/2026)
Pada Ramadan tahun ini, BI Maluku menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp 889 miliar. Jumlah tersebut meningkat sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp 632 miliar.
Pelaksanaan SERAMBI 2026 dilakukan melalui tiga strategi utama.
Pertama, memastikan kecukupan uang Rupiah layak edar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan perbankan selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI).
Selain layanan tunai, masyarakat juga didorong memanfaatkan transaksi non-tunai melalui mobile banking, internet banking, transfer dana menggunakan BI-FAST, serta pembayaran berbasis QRIS.
Kedua, memperluas jangkauan layanan penukaran melalui sinergi dengan 19 bank di Kota Ambon yang melayani penukaran pada 5–6 Maret 2026 sesuai paket yang ditetapkan.
Layanan juga tersedia melalui Kantor Kas Titipan BI di BPD Maluku Malut Cabang Namlea dan Saumlaki serta BRI Cabang Langgur.
Dengan skema ini, layanan penukaran hadir di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Ketiga, menghadirkan layanan kas keliling ritel, kas keliling terpadu, serta layanan tematik di wilayah tertentu dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui program SERAMBI Pela Gandong dan SERAMBI Lintas Nusa. Secara keseluruhan, tersedia 54 titik layanan penukaran di Maluku.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan akses, penukaran uang dilakukan melalui mekanisme paket maksimal Rp 5,3 juta per orang. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi PINTAR di laman pintar.bi.go.id.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memilih jadwal, lokasi, dan pecahan uang sesuai kebutuhan.
Pada momentum SERAMBI 2026, BI Maluku juga mengajak masyarakat mengenali keaslian Rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawat uang dengan prinsip 5J Plus, yakni jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler, dibasahi, maupun disetrika.
BI turut mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan sesuai kebutuhan guna menjaga stabilitas ekonomi daerah selama Ramadan dan Idulfitri.
Sinergi penyediaan uang tunai yang memadai, dukungan akselerasi pembayaran digital, serta partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu menjaga kelancaran sistem pembayaran dan mendukung stabilitas ekonomi Maluku selama Ramadan dan Idulfitri 2026.(*)

