Pertumbuhan Ekonomi Maluku Menguat pada Triwulan IV 2025

oleh -43 Dilihat

Ambon–Suaratimurnews.com Perekonomian Provinsi Maluku menunjukkan kinerja positif pada Triwulan IV 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Maluku tercatat sebesar 5,44 persen (year on year/yoy), menguat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,31 persen (yoy).

Capaian tersebut juga berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,39 persen (yoy) pada periode yang sama.

Penguatan pertumbuhan ekonomi Maluku terutama ditopang oleh kinerja solid sejumlah lapangan usaha utama, di antaranya Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (PKP) serta Perdagangan Besar dan Eceran.Ujar Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku
Wahyu Indra Sukma dalam penjelasan rilis yang di terima media ini Kamis 5/2/2026

Apalagi dari sisi lapangan usaha, sektor PKP menjadi penopang utama dengan pertumbuhan sebesar 6,23 persen (yoy) pada Triwulan IV 2025. Kinerja ini didorong oleh meningkatnya produksi tanaman pangan, khususnya padi, serta kenaikan produksi tanaman perkebunan, terutama pala dan cengkeh.

Sementara itu, lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran juga menunjukkan penguatan signifikan, dari 5,23 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi 9,06 persen (yoy) pada triwulan laporan.

“Peningkatan tersebut didorong oleh naiknya rata-rata nilai penjualan perdagangan eceran serta pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor roda dua.

Meski begitu dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Maluku terutama ditopang oleh meningkatnya Konsumsi Rumah Tangga. Hal ini sejalan dengan berbagai momen perayaan, seperti wisuda perguruan tinggi, penyelenggaraan event kebudayaan dan pariwisata, serta Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026, yang mendorong peningkatan mobilitas dan aktivitas konsumsi masyarakat.

Menurutnyke depan, perekonomian Maluku pada Triwulan I 2026 diprakirakan tetap tumbuh positif. Pertumbuhan tersebut diperkirakan akan didorong oleh momen HBKN Ramadhan dan Idul Fitri, yang berpotensi meningkatkan permintaan pada lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran serta mendorong kinerja Konsumsi Rumah Tangga.

Selain itu, kinerja lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan diperkirakan tetap tumbuh sejalan dengan berlangsungnya periode panen sejumlah komoditas tanaman pangan.(*)